ADVERTORIALPendidikan

Unram Terima Kunjungan Undana Bahas Tata Kelola Program Spesialis

Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) menerima kunjungan rombongan dari Universitas Nusa Cendana (Undana) di Ruang Sidang Rektor, Rektorat Unram pada Senin, 26 Januari 2026. Agenda pembahasan fokus pada tata kelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) program pendidikan dokter spesialis.

Rombongan Undana hadir bersama Wakil Rektor I dan jajaran pimpinan universitas. Pimpinan Unram menyambut kunjungan tersebut bersama Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor IV, serta Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

IKLAN

Kedua perguruan tinggi memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai forum diskusi mengenai pengelolaan program spesialis serta mekanisme penerimaan mahasiswa.

IKLAN

Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., menjelaskan perkembangan program pendidikan dokter spesialis yang saat ini berjalan di Unram. Ia menyampaikan bahwa universitas terus memperluas jumlah program seiring kebutuhan tenaga dokter spesialis.

IKLAN

“Saat ini lima PPDS sudah berjalan, dua program baru telah disetujui, dan dua lainnya masih dalam proses. Jika seluruhnya terealisasi, Unram akan memiliki sembilan PPDS. Dalam pengelolaannya, kami menekankan kerja sama yang kuat dengan rumah sakit sebagai wahana pendidikan, serta komitmen pendanaan dan infrastruktur agar program dapat berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menilai pengalaman Unram sangat relevan sebagai referensi bagi Undana dalam menyiapkan sistem penerimaan mahasiswa program spesialis.

“Kami melihat Unram memiliki kesiapan yang sangat baik, baik dari sisi jumlah program spesialis, dukungan fasilitas, maupun tata kelola administrasinya. Karena kondisi dan wilayah kita relatif serupa, kami datang untuk belajar dan menjadikan pengalaman Unram sebagai referensi dalam menyiapkan mekanisme penerimaan program spesialis di Universitas Nusa Cendana,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, Undana memperoleh gambaran mengenai pengelolaan penerimaan mahasiswa baru program spesialis, termasuk kesiapan institusi, dukungan rumah sakit pendidikan, serta perencanaan sumber daya dan pembiayaan program.

Diskusi ini juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan dokter spesialis. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button