Kota Mataram

Pemkot Mataram Segera Bangun Tower Mitigasi Bencana di Wilayah Pesisir

Mataram(NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mendorong pembangunan tower percepatan informasi kedaruratan cuaca sebagai upaya mitigasi bencana. Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem dan fenomena banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kota Mataram beberapa hari terakhir.

Camat Ampenan, Muzakkir Walad, menyampaikan, berdasarkan tinjauan lapangan, Wali Kota Mataram menangkap adanya urgensi untuk mendirikan tower informasi di sejumlah titik strategis.

“(Tower Informasi) semacam toa atau speaker yang dibuat di beberapa titik,” ujarnya kepada NTBSatu pada Minggu, 25 Januari 2026.

Muzakkir menjelaskan, sebenarnya fasilitas serupa sudah ada di wilayah Ampenan Selatan, tepatnya di pusat informasi Penghulu Agung.

IKLAN

Namun, sarana tersebut merupakan bangunan lama sekitar tahun 2007-2008 yang kondisinya perlu diperhatikan kembali, meski saat ini masih dianggap efektif sebagai pusat informasi.

“Hanya saja, keinginan Pak Wali Kota bersama Pak Sekda kemarin pada saat kami turun, perlu ada sistem (Informasi Warga) yang lebih luas,” jelasnya.

Tantangan Mitigasi Bencana

Salah satu tantangan terbesar dalam mitigasi bencana di lapangan adalah sikap acuh tak acuh dari sebagian warga. Muzakkir mencontohkan kejadian di wilayah Bintaro saat ombak pasang melanda beberapa waktu lalu.

“Karena faktor kebiasaan, kalau ada yang minta tolong atau diinformasikan, warga kadang acuh. Malah yang lebih ekstremnya, kalau diteriakin ‘maling’ baru mereka semua keluar. Nah, ini yang ingin diubah oleh Pak Wali,” ungkap Muzakkir.

Nantinya, Tower Informasi ini akan berfungsi sebagai pusat instruksi satu pintu. Melalui pengeras suara tersebut, Lurah atau Kepala Lingkungan bisa memberikan imbauan langsung secara real-time kepada masyarakat saat kondisi darurat terjadi.

Tujuannya agar masyarakat lebih responsif dan memiliki rasa kepedulian terhadap instruksi mitigasi. Dengan adanya pusat suara yang jelas, warga diharapkan tidak lagi menunggu situasi menjadi parah sebelum bertindak. (Salsa)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button