Kota MataramPendidikan

Uji Coba Full Day School di Mataram, Mohan: Beri Ruang Guru Menata Kualitas Mengajar

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram, mulai memberlakukan uji coba kebijakan lima hari sekolah dengan skema seharian penuh (full day school). 

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana menjelaskan, kebijakan ini bukan sekadar memadatkan jam belajar. Melainkan, upaya strategi untuk memberikan ruang bagi guru dalam menata kualitas pengajaran agar lebih maksimal dan tenang.

Saat ini, transisi jadwal dari enam menjadi lima hari (Senin–Jumat) tengah diterapkan di sejumlah sekolah sebagai fase awal sebelum diberlakukan secara menyeluruh.

Mohan menjelaskan, dukungan sepenuhnya terhadap full day school berdasarkan pada keinginan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. 

IKLAN

Dengan hari Sabtu yang kini menjadi hari libur, ia berharap guru memiliki waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi dan perencanaan tanpa terburu-buru.

“Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi para guru untuk beristirahat sekaligus menyiapkan materi pembelajaran dengan lebih matang dan tenang. Kita ingin saat masuk kembali di hari Senin, guru sudah dalam kondisi segar dan memiliki persiapan yang inovatif,” ujar Mohan, Rabu, 14 Januari 2026.

Menurut Mohan, ketenangan pikiran guru merupakan kunci utama keberhasilan di ruang kelas. Lewat skema lima hari, guru dapat lebih fokus mendampingi siswa selama hari efektif dan memiliki waktu libur utuh bersama keluarga di akhir pekan untuk menjaga keseimbangan hidup (work-life balance).

Selain sisi keguruan, Wali Kota menekankan pentingnya quality time atau waktu berkualitas bagi siswa.  Durasi yang lebih panjang di sekolah sepanjang Senin hingga Jumat, memungkinkan guru melakukan pembiasaan positif dan penguatan karakter secara berkelanjutan.

“Hari libur (Sabtu-Minggu) bisa diisi dengan kegiatan non akademik atau aktivitas bersama keluarga. Orang tua pun bisa lebih berperan aktif mengasah minat anak, karena umumnya orang tua juga libur di akhir pekan,” tambahnya.

Evaluasi Tiga Minggu

Menindaklanjuti arahan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf menyampaikan rincian jam belajar selama masa uji coba. SD mulai pukul 07.15 hingga 15.00 Wita dan SMP mulai pukul 07.15 hingga 16.00 Wita.

Yusuf menyebut, pihaknya akan memantau ketat skema ini untuk melihat dampaknya terhadap efektivitas belajar-mengajar. 

“Ini masih uji coba selama dua sampai tiga minggu. Kami akan mengevaluasi apakah guru merasa lebih tenang dan materi tersampaikan dengan lebih baik sebelum diterapkan secara permanen,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button