Sri Mulyani Diangkat sebagai Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Mataram (NTBSatu) – Gates Foundation memilih Mantan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota Dewan Direksi untuk memperkuat langkah strategis dan tata kelola organisasi.
Rekam jejak Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan perempuan pertama dan terlama di Indonesia, serta Mantan Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia menjadi dasar utama kepercayaan Gates Foundation.
Pengalaman panjang Sri Mulyani dalam kebijakan fiskal, reformasi kelembagaan, dan pengelolaan keuangan global memberi nilai tambah bagi misi yayasan.
Gates Foundation memandang kontribusi tersebut relevan untuk menjawab tantangan global pada bidang kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil. Keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ungkap CEO dan Anggota Dewan Direksi Gates Foundation, Mark Suzman, mengutip laman resmi Gates Foundation, Selasa, 13 Januari 2026.
Selain itu, perannya sebagai ekonom internasional membantu organisasi merancang program berkeadilan ekonomi, pertumbuhan inklusif, dan keberlanjutan jangka panjang global strategis.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia,” tambahnya.
Sri Mulyani Duduki Kursi Strategis Yayasan Dunia
Masuknya Sri Mulyani ke jajaran Dewan Direksi bertepatan dengan fase penting Gates Foundation. Tahun lalu, Ketua Gates Foundation, Bill Gates menyampaikan komitmen besar untuk memanfaatkan dana abadi yayasan selama 20 tahun ke depan.
Fokus utama mencakup penghapusan kematian ibu dan bayi yang seharusnya dapat dicegah. Kemudian, perlindungan generasi mendatang dari penyakit menular mematikan, serta dorongan kuat agar jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kemakmuran.
Sri Mulyani menjelaskan, kerja sama dengan Gates Foundation telah berjalan hampir satu dekade. Awalnya, kolaborasi terbentuk karena kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan inklusif serta berkelanjutan.
Ia menegaskan, kesiapan membawa pengalaman pada bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik. Kemudian, kemampuannya dapat mendukung program penyelamatan nyawa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dunia.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan. Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” kata Sri. (*)



