Mengenal Prajogo Pangestu, Konglomerat Terkaya Indonesia dan Rangking 52 Dunia

Profil Prajogo Pangestu
Pria kelahiran 13 Mei 1944 ini memiliki kekayaan bersih sebesar USD 33,3 miliar atau sekitar Rp 542,79 triliun (asumsi kurs Rp16.300 per USD).
Prajogo memiliki banyak bisnis selain PT BRPT. Ia juga memiliki perusahaan yang bergerak di bidang produsen petrokimia, yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Lalu, ia juga memiliki PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Bergerak di bidang aset energi bersih, termasuk proyek panas bumi melalui Star Energy.
Selain itu, Prajogo juga memiliki perusahaan di bidang kelapa sawit yakni PT Gozco Plantations Tbk (GZCO). Serta, perusahaan di bidang logistik energi lewat PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
Mengutip beberapa sumber, Kompas.com hanya menemukan informasi Prajogo Pangestu merupakan lulusan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) di Singkawang, Kalimantan Barat.
Baru sekitar tahun 1970 Prajogo memulai karier bisnis bersama Burhan Uray, taipan kayu asal Malaysia. Mengutip dari Forbes, perusahaan Prajogo yakni Barito Pacific Timber mulai muncul ke publik pada tahun 1993. Kemudian, namanya menjadi Barito Pacific.
Ia juga telah mengurangi bisnis kayunya pada tahun 2007, dengan mengakuisisi 70 persen perusahaan petrokimia Chandra Asri yang juga diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Kemudian, pada tahun 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi salah satu produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.
Demikian informasi seputar pendidikan dan sepak terjang karier orang terkaya di Indonesia dan 52 orang terkaya di dunia, Prajogo Pangestu. (*)