Ekonomi Bisnis

Uang BSU Dipakai Buat Judi, Siap-siap Status Penerima Bakal Dicabut

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan, penyaluran BSU melalui bank himbara dan sudah hampir 100 persen.

“Beberapa yang gagal salur kita salurkan lewat PT Pos. Dan ini sudah penghujung, titik monev di Mataram, sebelumnya monev di Jakarta, Makassar, dan beberapa daerah lainnya,” beber Yassierli.

Penyaluran BSU hanya satu untuk dua bulan. Dalam penyalurannya, tidak ada pemotongan. “Kita akan gunakan semaksimal mungkin tidak digunakan untuk judol dan sebagainya,” pintanya.

Pastikan Penyaluran BSU Tuntas Lima Hari

Kemudian, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pos Indonesia Persero, Endi Abdurrahman menyebutkan, pihaknya akan menyelesaikan penyaluran BSU ini dalam lima hari ke depan.

“Sehingga posisi saat ini secara nasional sudah hampir 92 persen. Jadi target kami tetap mencapai 100 persen dalam waktu lima hari ke depan,” ujarnya.

IKLAN

Untuk mencapai angka 100 persen penyaluran, pihaknya akan melakukan berbagai cara. Misalnya, menyampaikan informasi lewat media sosial. Sehingga harapannya penerima yang belum menerima bantuan ini bisa langsung datang ke kantor pos.

“Kemudian kita cek satu-satu nomor HP yang ada kemudian kita telepon. Jadi komitmen kami tetap mencapai 100 persen dengan perpanjangan waktu ini,” imbuhnya.

Salah satu kendala penyaluran BSU belum mencapai 100 persen karena beberapa alasan. Pertama, terdapat penerima yang bekerja di berbagai daerah terluar.

“Mereka kadang-kadang juga di beberapa tempat bekerja paruh waktu. Ada juga yang sudah pindah kerja ke tempat lain. Kemudian ada NIK yang minim, ada keterangan nama desa saja, tapi tidak ada alamat lengkap. Itu kami harus cari, jadi komitmen kami. InsyaAllah lima hari bisa tuntas,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Laman sebelumnya 1 2

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Back to top button