Olahraga

Ketua KORMI NTB Jamin Keamanan Selama Fornas VIII

Mataram (NTBSatu) – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) NTB, Nauvar Furqony Farinduan menjamin keamanan selama pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025.

Sebagai informasi, NTB terpilih menjadi tuan rumah Fornas VIII. Pelaksanaannya mulai tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Farin, sapaan Ketua KORMI NTB, menyampaikan, jaminan keamanan ini menyusul adanya insiden yang menimpa kontingen Gateball asal Yogyakarta kemarin.

Ia menegaskan, musibah tersebut terjadi di luar rangkaian acara resmi dan area venue perlombaan Fornas. Sehingga, tidak memengaruhi penyelenggaraan event akbar ini.

Farin yang juga Ketua Panitia Pelaksana Fornas VIII NTB menjelaskan, kejadian yang menyebabkan kontingen Gateball mengundurkan diri tersebut berlangsung saat berwisata di Gili Meno, Lombok Utara.

IKLAN

“Kami sangat menyayangkan musibah ini. Namun perlu ditegaskan, insiden terjadi di luar venue Fornas dan tidak dalam rangkaian agenda resmi,” ungkap Farin, Jumat malam, 25 Juli 2025.

Ia menegaskan, musibah tersebut tidak terjadi di venue yang akan digunakan untuk Fornas dan tidak dalam persiapan perlombaan.

Ia juga menambahkan, panitia langsung memberikan respons terbaik atas kejadian tersebut, termasuk mengupayakan pemulangan jenazah dengan cara yang terbaik.

Atas dasar itu, Farin menjamin panitia telah menyiapkan sistem keamanan dan layanan kesehatan yang berlapis di setiap venue. Lengkap dengan tim medis siaga dan command center untuk memantau pelaksanaan lomba secara menyeluruh.

“Semua venue sudah menyiapkan medis, keamanan yang berlapis, dan menyiapkan command center di setiap area. Keamanan dan kenyamanan dijamin,” tegasnya.

IKLAN

Pastian Standar Keamanan

Standar keamanan dan kenyamanan yang panitia terapkan dalam penyelenggaraan Fornas VIII NTB setara dengan event multi-cabang internasional.

“Standar yang kami laksanakan adalah standar multi event internasional,” tuturnya.

Meski insiden tersebut terjadi di luar jadwal pertandingan, Farin menjelaskan, panitia tetap memberikan respons aktif dan mengupayakan bantuan tenaga medis.

Apabila kejadian serupa terjadi di dalam waktu pertandingan, tenaga medis panitia yang profesional dan rumah sakit umum pemerintah di daerah sudah sangat siap untuk menanganinya sesuai SOP medis.

Farin menyampaikan, simpati dan empati kepada kontingen Gateball atas kejadian yang menimpa. Seraya mengajak publik untuk tidak menarik kesimpulan prematur atau menyudutkan penyelenggaraan Fornas NTB secara keseluruhan.

“Kami terus menjaga agar Fornas VIII NTB berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh kontingen,” tutupnya. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Back to top button