Pendidikan

Guru Sepuh Madin Didenda Rp25 Juta Usai Diduga Tampar Murid, Warganet Ramai Beri Dukungan

Mataram (NTBSatu) – Seorang guru sepuh di Madrasah Diniyah (Madin), Desa Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Ia didenda Rp25 juta oleh wali murid lantaran diduga menampar seorang siswa.

Kasus ini pun ramai menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial, khususnya Instagram dan TikTok.

Video yang memperlihatkan momen sang guru menandatangani sebuah surat dengan meterai menjadi viral, usai akun TikTok @jendela_indonesia mengunggahnya.

Dalam video tersebut, bertuliskan kalimat yang menyentil, “Fakta mengerikan dunia pengajar: Seorang guru Madin Dituntut Rp25 Juta!”

Sang guru yang telah lanjut usia ini, akhirnya harus menerima tuntutan pembayaran Rp25 juta dari wali murid yang tak terima dengan tindakan tersebut.

IKLAN

Bahkan, beredar kabar bahwa sang guru terpaksa menjual motor miliknya demi membayar denda tersebut.

Tanggapan Warganet

Viralnya kasus ini langsung menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang merasa prihatin terhadap kondisi guru tersebut. Mereka menilai, di tengah pengabdiannya yang tulus, sang guru malah menghadapi cobaan berat di usia senja.

Beberapa komentar di media sosial menunjukkan simpati dan dukungan moral. Salah satunya dari akun @enggar_widia.

“Sabar ya pak, semoga dilancarkan rezekinya. Sedih sekali, kenapa guru sekarang tidak diberi perlindungan hukum yang jelas ya, biar tidak terjadi hal-hal seperti ini. Sebelumnya juga sering guru kena imbas karena mendisiplinkan,” tulisnya.

Ada pula yang menilai tindakan guru pasti ada alasannya, seperti yang akun @khurul_0502 sampaikan. “Guru menghukum murid pasti ada sebabnya, tidak mungkin tiba-tiba guru menghukum murid. Harusnya orang tua lebih bersyukur ada yang mau mendidik anaknya,” tulisnya.

IKLAN

Tak sedikit pula yang mengaku pernah menjadi murid dari guru tersebut dan membagikan kenangan baik selama belajar dengannya. Salah satu akun menyebut, selama belajar, sang guru merupakan pribadi yang lemah lembut dan tidak pernah marah.

“Ya Allah pak Yudi Guru Madinku, honor tidak seberapa malah dapat cobaan sebesar itu. Dulu selama diajar tidak pernah liat bapaknya marah, apalagi main tangan. Sangat sof spoken kalau lagi menjelaskan, semoga derajatmu diangkat pak,” tulis akun @cicicaaaasa.

Bahkan, sejumlah warganet mulai menyerukan ajakan donasi sebagai bentuk dukungan terhadap sang guru. Mereka menilai, gaji seorang guru madrasah tidak sebanding dengan denda tersebut. (*)

Berita Terkait

Back to top button