Kapolda NTB Sebut Kasus Penyedia Internet Ilegal Ditangani Polres Lombok Timur
Mataram (NTBSatu) – Polres Lombok Timur sedang menangani penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP) yang diduga beroperasi secara ilegal.
“Polres Lombok Timur sudah mengawali, menangani kasus ini (ISP ilegal). Kapolres sudah kasih tahu bahwa Lombok Timur itu banyak pengguna layanan internet ilegal,” kata Irjen Pol. Raden Umar Faroq di Mataram kepada wartawan, Jumat, 17 Mei 2024.
Menurut Raden Umar, maraknya bermunculan ISP ilegal di Lombok Timur, salah satunya tidak terlepas dari tingginya populasi penduduk kabupaten tersebut.
“Kenapa di Lombok Timur banyak (ISP ilegal)? Karena penduduknya lebih padat, jadi itu kenapa banyak (ISP ilegal) mengarah ke Lombok Timur,” ujarnya.
Berita Terkini:
- Polres Bima Kota Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu di Tanjung
- Serahkan LKPD ke BPK, Pemkab Lobar Soroti Temuan Awal Dana BOSÂ
- Pemkab Bima Batasi Perjalanan Dinas untuk Efisiensi Energi dan Anggaran
- BPJS Pekerja Rentan Sumbawa 2026 Belum Dibayar, Disnakertrans Targetkan April
- Polisi Agendakan Periksa Saksi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Dompu
Berangkat dari hal itu, Kapolda mendorong aparatnya agar melakukan penertiban keberadaan ISP yang sesuai aturan dan ketentuan Undang-Undang Telekomunikasi.
Dia berharap, ke depannya penertiban ini akan meningkatkan partisipasi para ISP agar menjalankan usahanya secara legal. Juga bisa berkontribusi terhadap pajak negara.
“Kalau sudah legal, tentu akan memberikan kontribusi positif bagi daerah, terutama dalam hal pendapatan negara bukan pajak,” pungkasnya. (KHN)



