Pilkada Kota Bima: Setelah Sudirman DJ dan Rudi Mbojo, Giliran Aji Man Daftar di Golkar
Kota Bima (NTBSatu) – Memasuki hari kedua pendaftaran, tercatat sudah ada tiga nama bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima yang mendaftar di Partai Golkar Kota Bima.
Mereka adalah Anggota DPRD Kota Bima dari Partai Gerindra, Sudirman DJ; Anggota DPR RI dari PAN, Muhammad Syafrudin atau Rudi Mbojo; dan Anggota DPRD Provinsi NTB dari Demokrat, A. Rahman H. Abidin atau Aji Man.
“Hari ini tepat jam 14.00 Wita tim dari Aji Man datang mengambil formulir pendaftaran di DPD Partai Golkar Kota Bima,” kata Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Golkar Kota Bima, Tiswan Suryaningrat kepada NTBSatu, Kamis, 16 Mei 2024.
Kehadiran tim dari Aji Man diwakili oleh Abdul Nasir dan M. Firaz. Di mana sebelum mendaftar di Golkar, eks Waki Wali Kota Bima ini, juga sudah mendaftar di beberapa Partai Politik (Parpol), seperti NasDem, PAN, dan Demokrat.
Tiswan menyampaikan, terhadap bakal calon yang mendaftar di DPD Partai Golkar Kota Bima, memiliki peluang yang sama untuk diusung pada Pilkada Kota Bima 2024 mendatang.
“Semua punya peluang, yang menentukan siapa yang akan diusung nanti adalah tim dari pusat (DPP Partai Golkar),” jelas Tiswan, yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bima itu.
Berita Terkini:
- Masjid Ummu Abdul Malik Hadir Seiring Tumbuhnya Kawasan Perumahan Taman Mandali
- Jaksa Kembalikan Berkas Dua Tersangka Kasus DAK Rp10,2 Miliar Dikbud NTB
- Terhalang Awan, Hilal Hari Kedua di NTB Tak Terlihat
- Cuaca Buruk Bikin Nelayan Tak Melaut, Pemkab Lobar Dorong Menabung dan Manfaatkan Pekarangan
- Rp76,4 Miliar untuk Gaji ke-13 dan THR 2025 Guru Pemprov NTB
Kendati demikian, lanjut Tiswan, tentu dari internal partai bakal mengusung calon berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Di antaranya, merupakan tokoh yang merakyat, dikenal dan mengenal masyarakat. Kemudian memiliki ide, gagasan dan terobosan untuk pembangunan kota bima.
Selanjutnya, figur tersebut mampu berlaku adil, jujur, dan memiliki kesungguhan hati yang baik untuk Kota Bima.
“Yang paling penting merupakan tokoh yang agamais dan religius serta mampu berdiri untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (MYM)



