Pasokan Air Bendungan Pandan Duri Berkurang 1 Juta Meter Kubik
Lombok Timur (NTBSatu) – Pasokan air Bendungan Pandan Duri saat ini berkurang 1 juta meter kubik dari kondisi normal. Dari 27 menjadi 26 juta meter kubik.
Kabar itu disampaikan Koordinator Wilayah I Bendungan Pandan Duri, Pamungkas Karyadi, Minggu, 12 Mei 2024.
“Dari normalnya 27 juga meter kubik saat ini tersisa 26 juta meter kubik,” kata Karyadi.
Ia mengatakan, sisa pasokan tersebut dapat mencukupi kebutuhan pertanian hingga musim tanam ketiga. Di mana saat ini sudah memasuki musim tanam kedua.
Berita Terkini:
- Fahri Hamzah: Dari Program 3 Juta Rumah, Kualitas Hidup Dibangun
- NTB Diproyeksikan Surplus Beras hingga 2030, Akademisi Unram Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan dan Pertumbuhan Penduduk
- Resmikan Asrama Mahasiswa di Sumbawa, Ketua DPRD Kaltara Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Hunian
- Akses Sempat Terputus, Jalur Pusuk Sembalun Kini Sudah Bisa Dilewati Kendaraan
- BMKG Imbau Wisatawan Sembalun Waspadai Ancaman Longsor di Dua Jalur Utama Lombok Timur
Lebih jauh, ia menjelaskan Bendungan Pandan Duri pada semula diperuntukkan untuk mengairi 5 ribu hektare lahan persawahan. Namun dengan menerapkan pola berganti, bendungan tersebut dapat mengairi 9 ribu hektare.
Ia menyebutkan, penggunaan air terbanyak biasanya terjadi pada musim tanam tembakau. Terlebih jika bertepatan dengan musim kemarau.
“Sehingga penggunaan air harus efesien untuk memenuhi kebutuhan air hingga musim tanam ketiga,” ujarnya. (MKR)



