100,15 Ribu Penduduk Angkatan Kerja di NTB Masih Menganggur
Mataram (NTBSatu) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, melaporkan jumlah angkatan kerja pada Februari 2024 sebanyak 3,03 juta orang.
Dari data tersebut, pengangguran di NTB tercatat ada 100,15 ribu orang. Kendati demikian, jumlahnya mengalami dari tahun sebelumnya.
“Angka pengangguran menurun sebanyak 6,65 ribu orang dibanding Februari 2023,” jelas Kepala BPS NTB, Wahyudin dalam siaran berita resmi statistik, terkait Keadaan Ketenagakerjaan di Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 Mei 2024.
Sementara penduduk yang bekerja, sebut Wahyudin, sebanyak 2,93 juta orang, meningkat sebanyak 169,99 ribu orang dari Februari tahun lalu.
Dijelaskannya, ada tiga pembagian jenis penduduk yang bekerja, antara lain pekerja penuh, pekerja paruh waktu dan setengah pengangguran.
Berita Terkini:
- Bansos PKH Februari 2026 Segera Cair, Simak Delapan Kelompok Penerima Manfaat
- Pendaftaran Mahasiswa Baru Unhan 2026/2027 Dibuka, Gratis Kuliah S1 dan Lulus Langsung Jadi TNI
- Dinas Pertanian Lombok Tengah Usulkan Bantuan Benih dan Oplah Besar-besaran ke Pemerintah Pusat
- SNBP 2026 Dibuka Hari ini, Simak Lima Program Studi Sepi Peminat Unram 2025
- Antisipasi Virus Nipah, BIZAM Siagakan Thermal Scanner untuk Pengawasan Penumpang
Pekerja penuh adalah mereka yang bekerja minimal 35 jam seminggu. Kemudian, pekerja paruh waktu berarti mereka yang bekerja kurang dari 35 jam tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain. Dan setengah pengangguran merupakan mereka yang bekerja kurang dari seminggu dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan.
Sebagian besar penduduk yang bekerja merupakan pekerja penuh (61,09 persen).
Jumlahnya sekitar 1,79 juta orang. Atau mengalami penambahan sebanyak 205,33 ribu orang dibandingkan tahun lalu.
Sementara pekerja paruh waktu dan setengah pengangguran masing-masing sebesar 23,50 persen dan 15,41 persen.
“Pekerja paruh waktu jumlahnya sekitar 688,65 ribu orang. Turun 62,82 ribu orang. Kemudian penduduk yang masuk kategori setengah pengangguran totalnya 451,52 ribu. Ada penambahan sebanyak 27,49 ribu orang, rinci Wahyudin.
Di Nasional, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 149,38 juta orang pada Februari 2024. Dan penduduk yang menganggur tercatat sebanyak 7,20 juta orang. (STA)



