Smelter PT Amman akan Selesai 2024, Diperkirakan Beroperasi 2025
Mataram (NTBSatu) – Pemprov NTB memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) fasilitas Smelter Tembaga dan pemurnian logam mulia milik PT Amman Mineral Industri, akan selesai tahun ini.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, H. Sahdan mengatakan, area Smelter Tembaga itu telah memasuki tahap finishing atau penyelesaian.
Bahkan, Sahdan menyatakan pembangunan area Smelter telah melebihi 80 persen.
“Kendati demikian, tetap belum bisa produksi,” ungkap Sahdan, Kamis, 2 Mei 2024.
Sahdan menjelaskan akan ada proses commissioning selama enam bulan sebelum memulai proses produksi.
Maka, ia memperkirakan bahwa smelter tersebut akan dapat memulai proses produksi pada tahun 2025.
“Mudah-mudahan dapat segera terselesaikan,” harap Sahdan.
Berita Terkini:
- Idulfitri di Tengah Badai Global: Mengelola Amanah Alam untuk Kemaslahatan Semesta
- Harmoni Rasa di Hari Kemenangan, Menjelajahi Kuliner Khas Lebaran di Tanah Samawa
- Cara Ampuh Menghilangkan Noda Makanan di Baju Lebaran, dari Minyak Opor hingga Kecap
- Prabowo: Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus adalah Tindakan Terorisme
- Lebaran di Tanah Rantau, Cerita Mahasiswa Medan dan Sulawesi Jalani Ramadan di Sumbawa
Sebelumnya, pembangunan konstruksi smelter tembaga Amman telah mencapai 76,1 persen dari rencana pembangunan sebesar 72,4 persen atau mencapai 105,1 persen.
Sementara itu, kemajuan pembangunan konstruksi pemurnian logam mulia telah mencapai 72,7 persen dari rencana pembangunan sebesar 72,1 persen atau mencapai 100,7 persen.
Vice President of Corporate Communications and Investor Relations Amman, Kartika Octaviana mengatakan, data di atas merupakan perkembangan selama tiga bulan, tepatnya pada Oktober hingga Desember 2023.
Kartika meyakini bahwa konstruksi fisik smelter dan pemurnian logam mulia akan berjalan dengan baik. Sehingga, dapat segera beroperasi.
“Target penyelesaian konstruksi adalah akhir Mei 2024 dan memulai proses commissioning pada Juni 2024,” tandas Kartika. (GSR)



