Penadah Alat Musik Hasil Curian Dibekuk, Polisi Buru Pelaku
Mataram (NTBSatu) – Pria asal Kecamatan Pujut, Lombok Tengah inisial J diamankan kepolisian karena diduga menjadi penadah barang hasil curian.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol Ariefaldi Warganegara menyebut, J beberapa kali membeli alat musik gamelan di beberapa Pura dari terduga pelaku pencurian.
“Kami amankan Senin, 21 April 2024,” katanya kepada wartawan, Selasa, 23 April 2024.
Pria 46 itu kini ditetapkan sebagai tersangka. Sementara terduga pelaku pencurian yang menjual gamelan ke J masih diburu kepolisian.
Kapolresta menjelaskan, J membeli barang pelaku dari beberapa kali hasil pencurian di sejumlah tempat ibadah. Antara lain di Banjar Kapitan, Banjar Tanah haji, dan Banjar Saren.
Berita Terkini:
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lombok Timur Rampung, Koperasi Mulai Lakukan Uji Coba
- Tak Harus Bersepeda, Bupati LAZ Pilih Cara “Sunyi” Hemat Energi di Lombok Barat
- Pemprov Mau Gugat Balik Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB, Pakar: Jangan Sampai Tampar Diri Sendiri
- Bursa Ketua Demokrat NTB Mulai Memanas, Amrul Jihadi Optimis Jadi Calon
Pertama, pada 15 April 2024, sekitar pukul 03.00 Wita di Gudang Bale Banjar Taman Kapitan, Lingkungan Taman Kapitan, Kelurahan Taman sari.
“Alhamdulillah 480 atau penadah sudah ketemu. Tinggal kami kejar pencurinya, sementara pelaku masih dalam lidik,” jelasnya.
Tersangka diamankan kepolisian bersama sejumlah barang bukti, seperti ceng-ceng, reong, petuk, calong, dan kentong kecil.
Modusnya, J masuk ke dalam gudang yang tertutup pada dini hari. Kemudian yang bersangkutan mengambil barang-barang milik Banjar Taman Kapitan berupa 5 pasang ceng ceng, 12 biji reong, 1 biji kenong/bende.



