Bapenda Lotim Gandeng FJLT Sosialisasikan Perda Pajak Daerah Terbaru
Lombok Timur (NTBSatu) – Sebagai Bentuk sinergisiitas bersama insan pers, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur bersama Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) terbaru.
Yaitu sosialisasi Perda No 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Sabtu, 6 April 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Lesehan Sehati Selong itu membahas Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2). Kemudian Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Kepala Bidang PBB-P2 Bapenda Lombok Timur, M. Tohri Habibi, mengatakan dalam Perda tersebut tarif PBB-P2 tahun ini turun menjadi 0,01 persen, dari sebelumnya 0,2 persen.
Sementara tarif PBB-P2 untuk lahan produksi pangan dan ternak turun menjadi 0,08 persen. Di mana sebelumnya 0,1 persen.
Berita Terkini:
- Polisi Tahan Oknum Pimpinan Ponpes di Sukamulia Lotim Diduga Cabuli Santriwati
- Pemkot Mataram Perketat Aturan Selama Ramadan: Hiburan Malam Wajib Tutup Total, Awasi Perang Sarung
- Anggaran Perbaikan Ribuan RTLH di NTB Belum Dialokasikan Imbas SOTK Baru Pemprov
- Rancangan RKPD 2027 Kota Bima Tetapkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah
“Untuk jumlah NJOP (Nilai Jual Objek Pajak), disesuaikan harga di wilayah tersebut,” kata Tohri.
Tohri pun memberikan contoh letak objek pajak di wilayah Selong, tepatnya di Jalan Seruni. Pada tahun 2023, jumlah PBB-P2 yang harus dibayar wajib pajak sebesar Rp18.246. Sementara tahun 2024, PBB-P2 yang harus dibayar sebesar Rp53.712.
Sementara PBB-P2 bagi pengusaha, salah satu contoh di SB Terara, tahun 2023 harus membayar sebesar Rp2.326.438. Sedangkan tahun 2024 sebesar Rp657.904.



