Ketua KONI Mataram Masuk Agenda Pemanggilan Jaksa
Mataram (NTBSatu) – Pengusutan dugaan korupsi anggaran hibah KONI Mataram terus berjalan di penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari).
“Kasusnya masih berproses di penyelidikan. Belum penyidikan,” kata Kasi Intel Kejari Mataram, Harun Al Rasyid kepada NTBSatu, Rabu, 27 Maret 2024.
Diakui Harun, pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) pada dugaan korupsi 15,5 miliar tersebut.
“Masih kami kumpulkan (data dan keterangan),” ungkapnya.
Kejaksaan, sambung Harun telah memintai keterangan sejumlah pihak. Seperti pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Mataram. Namun dia belum bisa menjelaskan secara detail nama-nama yang telah diperiksa.
Berita Terkini:
- 20 Tahun RPH Lembar Kondisinya Kumuh
- Pendapatan Warga Miskin NTB Didorong Tembus 1,5 Kali UMP Melalui Program Desa Berdaya
- Tiga Oknum Jaksa Nakal Diduga Peras Camat Pajo Dompu, Kajati NTB Turun Tangan
- Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan Teken 10 MoU Strategis, Mineral Kritis hingga AI
Saat disinggung apakah Ketua KONI Mataram juga akan diminta menghadap, Harun tidak memungkirinya. Yang bersangkutan masuk dalam agenda permintaan klarifikasi pihak kejaksaan.
“Semua akan mengarah ke sana (pemeriksaan Ketua KONI). Kami masih melengkapi data,” ucapnya.
Indikasi sementara ada dugaan penyalahgunaan anggaran untuk pembinaan prestasi atlet. Hal ini kata Harun yang akan diselidiki pihaknya.



