Hujan Interupsi Warnai Pleno KPU Provinsi untuk Rekapitulasi Lombok Barat
Mataram (NTBSatu) – Proses rekapitulasi pada sesi KPU Lombok Barat berjalan begitu alot. Hujan interupsi mewarnai rapat yang dijaga ketat oleh aparat keamanan itu.
Pada saat pleno berlangsung, KPU Lombok Barat membacakan hasil pleno pada tingkat Kabupaten di hadapan seluruh saksi dan Bawaslu NTB.
Seusai pembacaan itu, banyak saksi melontarkan kritikannya terhadap KPU Lombok Barat. Di antaranya saksi dari Caleg DPD RI Suhaimi Ismi.
Ia melihat telah terdapat pelanggaran di KPU Lombok Barat. Yakni ia mengatakan ada salah satu salinan D Hasil yang di-tipe x dan mengurangi jumlah suara caleg lainnya.
Berita Terkini:
- Nasib Tenaga Non-ASN Pemkab Sumbawa di Tengah Pengetatan Disiplin Pegawai
- Tersangka Korupsi Pembangunan Puskesmas Batu Jangkih Diserahkan ke Penuntut Umum
- Menanti Tiga Besar Calon Sekda NTB, Penilaian Masih di Meja BKN
- Remitansi NTB 2025 Tembus Rp105 Miliar
“Ini sungguh akan diminta pertanggungjawaban terutama KPU Lombok Barat,” berangnya.
Senada dengan itu, saksi dari Partai Gerindra yakni Alexander Koloai Narwada, mengemukakan kekecewaannya terhadap KPU Lombok Barat. Ia mengatakan jangan KPU Lombok Barat semaunya mengambil keputusan.
“Saran dan rekomendasi Bawaslu Lombok Barat tidak diindahkan, ada apa ini?,” tegasnya.



