Lombok UtaraPolitik

11 Parpol di KLU Berbagi Kursi

Gerindra walaupu ada penurunan perolehan suara di angka 744 suara namun tetap bisa memperoleh kursi yang sama pada pemilu 2019 yaitu 5 kursi. Sama dengan PDIP, Demokrat dan PPP yang sama perolehan kursinya dari pemilu 2019 ke pemilu 2024.

Apa yang menyebabkan parpol yang mendapatkan perolehan suara meningkat dan menurun di KLU?

“Ada dua hal yang menyebabkan perubahan perolehan suara yaitu sikap dan perilaku pemilih itu sendiri,” tulis Adi.

Kalau melihat dari 3 pendekatan yang ada dalam literatur Ilmu Politik bisa saja terjadi seperti pendekatan sosiologis yang dilakukan oleh Parpol atau Caleg kepada konstituennya atau pendukungnya yang di mana pendekatan ini melihat dari latar belakang sosialnya caleg tersebut dan dipengaruhi oleh status sosial ekonomi, agama, umur, ras, dan jenis kelamin.

IKLAN

Yang Kedua adalah, pendekatan psikologis Dimana perilaku pemilih dipengaruhi oleh kondisi psikologis pemilih terhadap objek pemilih tertentu. Pendukung pendekatan ini berkeyakinan bahwa perilaku pemilih dipengarihi oleh sikap seseorang terhadap partai politik, sikap terhadap kandidat yang dicalonkan atau sikap terhadap isu-isu yang berkembang sebelum pelaksanaan pemilu. Kedekatan hubungan seseorang dengan partai politik terentu sebagai hasil proses sosialisasi politik.

Yang ketiga adalah, Pendekatan Rasional yang dikenal dengan pendekatan ekonomi atau rational choice yang berpendapat bahwa seseorang memilih partai politik atau caleg berdasarkan perhitungan untung rugi.

“Artinya pemilih akan menjatuhkan pilihan dalam pemilu kepada partai politik yang dapat mendatangkan keuntungan atau mungkin bisa kita sebut dengan Money Politics alias politik uang,” ujar mantan Ketua Bawaslu Lombok Utara ini.

Berita Terkini:

Dari ketiga pendekatan itu Masyarakat KLU sudah bisa menyimpulkan pendekatan yang mana yang membuat Parpol ada yang meningkat perolehan suaranya dan ada yang menurun perolehan suaranya apakah karena pendekatan sosiologis, psikologis atau Pendekatan Rasional sehingga berdampak pada perolehan kursi yang didapatkan oleh masing2 Parpol di Pemilu 2024 ini.

Lalu siapa yang akan menjadi Pimpinan di DPRD KLU sudah bisa dipastikan PKB akan mengambil Kursi Ketua DPRD KLU dengan Wakil 1 dari Golkar dan wakil 2 kemungkinan akan diambil oleh PDIP. dan dari 30 Kursi hanya ada 1 orang Perempuan. (HAK)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button