Didorong Maju di Pilkada DKI, Bang Zul: Hanya Waktu yang Bisa Jawab
Mataram (NTBSatu) – Perhelatan politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mulai menggeliat. Pilkada tahun ini akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan, tepatnya 27 November 2024 mendatang.
Namun, nama-nama para calon yang akan maju dalam Pilkada telah bermunculan. Termasuk, dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, seperti Ahmad Sahroni dari Nasdem dan Ridwan Kamil dari Golkar.
Terbaru, nama figur yang digadang-gadang akan tampil bertarung di Ibukota negara Indonesia ini, yakni Gubernur NTB 2018-2023, Dr. Zulkieflimansyah. Politisi PKS tersebut dinilai cukup diandalkan partainya untuk maju bertarung di Pilkada DKI Jakarta.
Merespons namanya yang mulai dilirik ke DKI Jakarta, Bang Zul, sapaan akrabnya, tak menampik bahwa banyak pihak mendorong dirinya.
“Memang ada suara-suara yang menginginkan saya untuk maju di DKI. Kebetulan juga PKS menang di Jakarta, jadi wajar kemudian kalau ada dorongan itu,” ungkapnya ketika ditanya wartawan dalam konferensi pers MXGP belum lama ini.
Berita Terkini:
- Perang Iran – AS, Israel Berkecamuk, Gubernur NTB Kontak Sejumlah KBRI di Timur Tengah
- Kronologi Koko Erwin Menyelundupkan 1,5 Kg Sabu dari Jakarta ke Bima
- Kunjungi Desa Miskin Ekstrem di Dompu, Wagub NTB Dorong Peningkatan Ekonomi Lewat Desa Berdaya
- Arab Saudi – Qatar Kecam Serangan Iran di Oman dan Riyadh, Ketegangan Kawasan Meningkat
Tetapi dirinya tak ingin gegabah untuk menseriuskan dorongan tersebut. Sebab, menurutnya, menjadi pemimpin daerah itu tidak sederhana.
“Saya bukan mau basa-basi, tetapi maju menjadi pemimpin daerah itu tidak sederhana. Sehingga terkait dorongan maju di DKI Jakarta, hanya waktu yang bisa menjawab,” jelas Bang Zul.
Sementara, di satu sisi juga ia tak kalah banyak menerima aspirasi untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB, melanjutkan periode keduanya sebagai Gubernur NTB.
Ketika ditanya NTBSatu mengenai kecenderungannya akan memilih maju di DKI Jakarta atau NTB, Bang Zul masih enggan membeberkan secara langsung.
“Nanti saya jelaskan ketika sudah di Mataram,” ujarnya, Sabtu, 2 Maret 2024.



