Jokowi Pilih Kunjungan ke ASEAN, Isu ‘Pisah Jalan’ dengan PDIP Semakin Tajam
Mataram (NTBSatu) – Isu keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin mencuat. Hal ini ditandai dengan kepastian ketidakhadiran Jokowi pada acara ulang tahun PDIP ke 51.
Absennya Jokowi di acara ulang tahun tersebut membuat derasnya perbincangan publik soal pisah jalan Jokowi dan PDIP semakin menguat.
Acara ulang tahun PDIP yang digelar hari ini tidak dihadiri lantaran Jokowi memilih kunjungan ke beberapa negara ASEAN untuk bertemu presiden negara tersebut.
Sebagaimana dikabarkan hari ini, Rabu 10 Januari 2024, Jokowi akan bertemu dengan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr.
Seperti dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden yang dibagikan pada Rabu dini hari, pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Marcos Jr akan digelar di Istana Malacanang, Manila, Filipina.
Berita Terkini:
- Dikpora NTB Mutasi 26 Kepala SMA Sederajat
- Perkuat Stok Logistik Bencana, Dinsos Sumbawa Terima Bantuan Kemensos Senilai Rp137 Juta
- Intensitas Bencana di NTB Meningkat, Gubernur Iqbal Tetapkan Status Tanggap Darurat
- Pemkot Mataram Usung Konsep Waterfront Economic, DAS Jangkok Disiapkan Jadi Kawasan Wisata Arung Jeram
Adapun Kepala Negara sebelumnya sudah sampai di Filipina pada Selasa, 9 Januari 2024 malam.
Untuk diketahui, Filipina merupakan negara pertama yang dikunjungi Presiden Jokowi dalam rangkaian lawatan ke tiga negara Asia Tenggara pada 9-14 Januari 2024.
Selain ke Filipina presiden Jokowi juga di agendakan bertemu dengan presiden Brunei Darussalam dan Vietnam.



