Berantas Stunting, Diskominfotik NTB Berikan Bantuan Telur
Pada 10 November 2023 lalu, Indonesia merayakan Hari Pahlawan. Menurut Najam, gelar pahlawan juga pantas disematkan kepada para Kaling dan Ibu Kader Posyandu. Pasalnya mereka senantiasa hadir di tengah masyarakat memberikan pelayanan terbaik.
“Pahlawan ditengah-tengah masyarakat, ada orang berselisih yang dicari Pak Kaling, anak-anak dehidrasi, diare dicari kader, ada yang kejang kejang pasti dicari kader. Begitu penting Kaling dan kader posyandu,” bebernya.
Di kesempatan itu, turut hadir Kasi Pemerintahan Kelurahan Cakranegara, Lalu Heru Nuryadin. Dia menyebut, setidaknya 46 anak dari jumlah penduduk 6.400 orang mengalami stunting.
Berita Terkini:
- Bakal Mengadu ke Pusat, Tiga Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Desak Seret Terduga Penerima Suap
- ITDC Buka Suara soal Kerugian MotoGP Mandalika, Harap Dukungan Pemerintah Diperkuat
- DPD KAI NTB Jalin Sinergi dengan Kejati, Bahas KUHAP Baru hingga Pendidikan Advokat
- Spanduk “Tangkap Marga Harun Cs” Berkibar, Mahasiswa Desak 15 Anggota DPRD NTB Diproses Hukum
Berangkat dari itu, pihaknya terus berupaya menggempur menghilangkan angka stunting di wilayahnya.
“Stunting ini menjadi dilema masyarakat. Semoga kita semua dapat menangani kasus stunting,” harapnya.
Sementara Dewi Sukmawati sekaligus kader posyandu Karang Mas Mas Cakra Utara mengucapkan terima kasih kepada Diskominfotik NTB. Bantuan telur ini diharapkan mampu untuk menanggulangi stunting.
“Alhamdulillah, kami ucapakan terima kasih karena diberikan bantuan. Semoga bantuan ini dapat menurunkan angka stunting secara berangsur-angsur (menyehatkan),” tutupnya. (KHN)



