Kota Bima
2 Kapal Kayu yang Diusut Jaksa Ternyata tak Bisa Dipakai Melaut
Mataram (NTBSatu) – Kapal kayu proyek Dishub Bima tahun anggaran 2019 tidak layak digunakan atau tidak memenuhi syarat aman berlayar di laut.
Kasi Intel Kejari Bima, Debi Fauzi mengatakan, kapal tidak bisa digunakan berdasarkan keterangan akademisi di bidang perkapalan.
Berita Terkini:
- S2 Pedagogi STKIP Tamsis Bima dan S3 Pendidikan UAD Jajaki Kemitraan Strategis Penguatan Akademik
- Gempa M 4,7 di Tenggara Kuta Selatan Terasa Hingga Lombok
- Media Iran Laporkan Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
- Setelah Penulisan Makalah, Seleksi Pejabat Eselon II Pemprov NTB Lanjut “Profiling Assessment” Minggu Depan
“Kapal kayu itu dikatakan tidak laik laut, keterangan sementara akademisi seperti itu,” katanya, Kamis, 16 November 2023.
Kesimpulan itu berdasarkan hasil cek fisik terhadap pengadaan dua kapal kayu yang menelan anggaran Rp989 juta tersebut. Itu juga sesuai dengan dugaan awal bahwa kapal tersebut tidak bisa digunakan.
“Jadi, kesimpulan sementara itu sesuai dengan dugaan awal kapal yang tidak bisa digunakan,” ujarnya.



