Kisah Masa Kecil 3 Capres 2024, Ada yang Pernah Jual Bensin Eceran hingga yang Pindah-pindah Negara
Mataram (NTB Satu) – Atmosfer Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin santer terasa. Hanya ada 3 bakal capres 2024 yang diusung oleh masing-masing koalisi partai, yaitu Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Namun pernah kah kalian mendengar sepotong cerita masa kecil ketiga Capres tersebut? Ternyata jalan hidup mereka cukup variatif, ada yang suka jail, ada yang pekerja keras hingga yang sering pindah-pindah negara.
- Prabowo Subianto
Mengutip postingan Instagram @pemiluland, Prabowo saat masih kecil sudah terbiasa pindah-pindah negara sebagai tempat tinggal.
Hal itu dilakukan keluarganya agar tidak ditangkap oleh pemerintah orde lama. Di mana ayahnya merupakan anggota Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan Perjuangan Semesta (Permesta).
Prabowo disebut sebagai anak yang cerdas. Namun ia sering mengalami diskriminasi karena menjadi minoritas di negara orang.
- Anies Baswedan
Beda dengan Prabowo, Anies disebut sebagai anak yang sedikit ‘bandel’. Ibunya, Aliyah Rasyid beberapa dipanggil ke sekolah karena ulah sang anak.
Namu untungnya, guru tersebut merupakan murid Aliyah Rasyid di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP).Di masa kuliah, Anies kemudian banyak terlibat dalam diskusi dan pergerakan kemahasiswaan.
Menurut pengakuan keluarga, Anies merupakan anak yang banyak didoakan keluarga sejak kecil, lantaran ia terlilit tali pusar saat lahir.
Berita Terkini:
- Enam Tiang Listrik Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Kuta Lombok Tengah
- Kasus PT GNE Jalan di Tempat, Jaksa: Masih Kami Dalami
- TPS Lawata Over Kapasitas, DPRD Minta Pemkot Mataram Bangun TPST dengan Kapasitas Insenerator
- Berhasil Tekan Angka Stunting, Dinkes Lombok Tengah Targetkan Turun hingga 7 Persen di 2026
- Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo kecil dikenal sebagai anak yang rajin dan pekerja keras.
Ia waktu kecil diketahui harus berjualan bensin eceran untuk mendapatkan uang jajan, karena kondisi ekonomi keluarga yang terbilang sulit.
Teman-teman sekolahnya juga mengungkapkan, bahwa Ganjar sering mengajari teman-temannya soal mata pelajaran di kelas. (MKR)



