‘Dikhianati’ Nasdem, Rocky Gerung Sarankan SBY Ambil Langkah Radikal
Mataram (NTB Satu) – Partai Demokrat mengungkapkan kekecewaan pasca Nasdem dan PKB bersepakat untuk mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berpasangan pada Pilpres 2024.
Padahal sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang-gadang akan menjadi wakil Anies dari Koalisi Perubahan yang gawangi Nasdem, Demokrat, dan PKS.
Berita Terkini:
- 72 Pejabat Eselon III Ikuti Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemkab Bima 2026
- Fasilitas Taman Giri Menang Sudah Rusak Usai Dibuka, Pemkab Sebut Salah Penggunaan
- Kakak Gubernur Iqbal Dilantik sebagai Wadir Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB
- Kesaksian Nursalim di Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur
Setelah pasangan Anies-Cak Imin dideklarasikan di Surabaya pada Sabtu, 2 September 2023, Demokrat pun keluar dari koalisi karena merasa ‘dikhianati’.
Karena itu, pengamat Rocky Gerung menyarankan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Majelis Tinggi Demokrat untuk mengambil sikap radikal.
Sikap radikal itu berupa tidak akan ikut andil dalam Pilpres dan menyatakan diri sebagai oposisi. Kemudian memperkuat barisan di sektor legislatif.



