Pengamat Pendidikan: Penambahan Ruang Kelas Saat PPDB akan Merusak Mutu Pendidikan
Mataram (NTB Satu) – Penambahan ruang kelas yang menjadi solusi Dinas Dikbud NTB dalam permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Mataram, mendapat kritik dari pengamat pendidikan NTB. Sebab, solusi tersebut dianggap akan merusak mutu pendidikan di NTB.
Pengamat pendidikan NTB yang juga Sekretaris Rektor I Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Dr. Syafril, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, seharusnya selaku penentu kebijakan yang memiliki latar belakang bidang pendidikan, tidak boleh memaksa sekolah untuk menambah ruang kelas atau muridnya.
Baca Juga:
- Kuliah Tamu S2 Pedagogi: Penguatan Kualifikasi Peneliti Sejak Awal Perkuliahan
- Pemkab Lombok Barat Siap Hadapi Lonjakan 1,4 Juta Pemudik Lebaran 2026
- Mabes Polri Periksa Bendahara Bandar Narkoba Koko Erwin
- Setelah Koko Erwin, Bareskrim Polri Buru Boy Terduga Bandar Narkoba Jaringan Eks Kapolres Bima Kota
“Saya berpikir tidak boleh dipaksakan begitu. Ini akan berdampak pada masa depan siswa yang akan menjalani proses belajar mengajar. Sebab, secara tidak langsung akan merusak mutu pendidikan kita juga di NTB,” jelasnya kepada NTBSatu, Senin, 17 Juli 2023.



