Rektor Unram Didemo saat Prosesi Wisuda, Massa Aksi Gedor Rektorat hingga Ricuh
Mataram (NTB Satu) – Sebuah pemandangan berbeda terlihat saat acara wisuda Universitas Mataram (Unram), Kamis, 22 Juni 2023. Selain dipenuhi oleh wisudawan yang sedang berfoto dengan para keluarga, sebagian sisi Lapangan Rektorat Unram juga disesaki oleh para demonstran.
Unjuk rasa itu dilakukan untuk memprotes berbagai kebijakan atau tindakan yang merugikan mahasiswa, seperti kenaikan biaya pendaftaran Jalur Mandiri dan aksi represif Satpam Unram kepada mahasiswa saat berdemo pada Selasa, 20 Juni 2023 lalu.
Baca Juga:
- 566 Warga Binaan Lapas Sumbawa Dapat Remisi Idulfitri 1447 Hijriah
- 347 Narapidana Lapas IIB Selong Lombok Timur Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan, Jarot–Ansori Serukan Persatuan dan Refleksi Pembangunan Sumbawa
- Momen Idulfitri 1447 H, Bupati Paparkan Pemerataan Kartu KSB Maju dan Strategi Transformasi Ekonomi Pasca Tambang
Biaya pendaftaran tes jalur mandiri Unram meningkat dua kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya, dari Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu.
“Biaya-biaya terus dinaikkan, padahal menurut data BPS, sebagian besar masyarakat NTB berada pada kondisi ekonomi menengah ke bawah,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unram, Martoni Ira Malik saat berorasi, Kamis, 22 Juni 2023.
Setelah merangsek masuk dari gerbang Rektorat pada pukul 9.30 Wita, massa aksi akhirnya berhasil mendorong mundur aparat keamanan kampus hingga Rektor Bambang Hari Kusumo keluar menemui demonstran sekitar 12.30 Wita.



