Pembangunan Pabrik Gas Pertama di Indonesia Belum Ditahu Pejabat Pemprov NTB
Mataram (NTB Satu) – Melalui kerja sama dengan PT Kaltimex Energy bersama PT Mitsui Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan membangun perusahaan energi terbarukan (Pabrik Gas) dengan bahan baku biomassa. Perusahaan tersebut diklaim yang pertama di Indonesia.
Rencananya pada 17 Agustus 2023 mendatang tepat di hari kemerdekaan Indonesia, PT Kaltimex Energy bersama dengan PT Mitsui Indonesia selaku investor akan melakukan peletakan batu pertama.
Berita Terkait:
NTB akan Punya Pabrik Gas Pertama di Indonesia
Izin Pembangunan Pabrik Gas Pertama di Indonesia Belum Jelas
Baca Juga:
- Kasus PT GNE Jalan di Tempat, Jaksa: Masih Kami Dalami
- TPS Lawata Over Kapasitas, DPRD Minta Pemkot Mataram Bangun TPST dengan Kapasitas Insenerator
- Berhasil Tekan Angka Stunting, Dinkes Lombok Tengah Targetkan Turun hingga 7 Persen di 2026
- Kasus DAK Dikbud NTB Masih Puldata-Pulbaket
Namun, di balik rencana pembangunan perusahaan energi terbarukan tersebut. Justru beberapa pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB belum mengetahui terkait progres rencana pembangunannya.
Seperti pengakuan dari Direktur PT Gerbang NTB Emas (GNE), Samsul Hadi yang merupakan mitra kerja sama PT Kaltimex Energy bersama dengan PT Mitsui Indonesia mengatakan, saat ini pembangunan pabrik gas tersebut sudah sampai pada tahapan dibolehkan memanfaatkan HTR (Hutan Tanaman Rakyat).



