Kota Mataram

Disetujui 6 Miliar, Pemkot Mataram Segera Bangun Plaza Udayana

Mataram (NTBSatu) – Rencana pembangunan Plaza Udayana oleh Pemerintah Kota Mataram memakan anggaran sebesar Rp6 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sebelumnya, rencana anggaran dalam pembangunan tersebut sebesar Rp14 miliar. Namun setelah dilakukan rasionalisasi, kini anggaran final yang disetujui oleh Kemenparekraf menjadi Rp 6 Miliar.

IKLAN

Akibat dari pengurangan anggaran itu berpengaruh pada beberapa perubahan rencana pembangunannya. Seperti dari luasannya yang dikurangi serta fasilitas juga ada yang terhapus.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi mengatakan bahwa rencana pembangunan Plaza Udayana telah dibahas bersama dengan dengan Asisten II Setda Kota Mataram.

Pembahasan itu berkaitan dengan kendala yang bisa menghambat pembangunan nantinya. Sehingga hasil dari pertemuan itu bisa diantisipasi dan menjadi rekomendasi dalam rencana pembangunan kedepan.

“Sekarang kita baru selesai untuk pembuatan Amdal, kemarin kurang administrasinya di Amdal,” ujar Nizar Denny Cahyadi kepada NTBSatu Selasa 4 April 2023 seusai rapat dengan Asisten II.

Kedepan Denny akan menyelesaikan rencana pembangunan dengan mempersiapkan segala kebutuhan teknisnya, agar proses pembangunan bisa segera dilakukan.

“Secepatnya kita akan masukan berkas-berkas itu ke Inspektorat untuk direview, setelah itu baru masuk ke bagian layanan pengadaan,” kata Denny.

Perencanaan proyek senilai Rp 6 miliar ini diharapkan menjadi wahana dan ruang rekreasi baru bagi masyarakat Kota Mataram. Dengan adanya wahana ini diharapkan bisa menambah geliat ekonomi masyarakat dan menghidupkan kawasan Udayana yang saat ini nampak mulai sepi.

Selanjutnya, alasan dipilihnya kawasan Udayana sebagai target pembangunannya,Denny mengutarakan kawasan Udayana saat ini tidak representatif serta seluruh fasilitas pendukungnya yang tidak lagi memadai.

“Kita perlulah renovasi lagi kemudian kita percantik lagi sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, ini yang kita akomodir, kemudian kita aplikasikan di Udayana,” ungkapnya. (ADH)


Lihat juga:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button