Advetorial

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Sediakan Berbagai Literatur tentang NTB

Mataram (NTB Satu) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB menyediakan buku-buku tentang NTB, baik tentang peristiwa maupun tokoh. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk terus menjaga sirkulasi serta distribusi mengenai literatur NTB.

Pengunjung perpustakaan, Safira mengatakan, membaca buku tentang peristiwa dan tokoh NTB merupakan hal penting. Sebab, mengetahui dan memperluas referensi mengenai literatur daerah sendiri adalah hal wajib. Ia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB lantaran menyediakan berbagai literatur mengenai NTB.

“Aku memilih membaca buku tentang NTB agar makin mengenal tokoh dan mengetahui peristiwa yang terjadi di daerahku sendiri,” ungkap Safira, ditemui NTB Satu di Perpustakaan Daerah NTB, Selasa, 26 April 2022.

Lebih lanjut, Safira menceritakan, telah meminjam buku berjudul Tuan Guru Bajang, Santri Membangun Negeri karya Agus Wahyudi. Ia meminjam buku tersebut dengan alasan ingin mengenal lebih dalam sosok gubernur yang pernah memimpin NTB dua periode itu.

“Aku sengaja pinjam buku ini karena ingin mempelajari soal dia (TGB). Selain itu, aku juga penasaran dengan sosoknya serta strategi apa yang ia siapkan dalam kontestasinya di politik,” terang Safira.

Buku tersebut merupakan rekam jejak TGB sebagai pemimpin serta upaya memaksimalkan potensi-potensi NTB. Safira sangat menyukai buku-buku biografi.

“Aku suka baca buku-buku biografi. Karena, aku merasa seperti hidup di masa yang sama dengan orang yang diceritakan oleh penulisnya. Aku bersyukur sekali Perpustakaan Daerah NTB mau memperbanyak koleksi buku-buku tentang NTB,” ujar Safira.

Sebelumnya, pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Hermin mengatakan, buku-buku tentang NTB tersedia di layaan Deposit.

“Kami telah mendigitalkan sejumlah 100 judul buku tentang NTB. Kemudian, buku-buku itu sudah bisa diakses di layanan I-Pusnas. Itu kami lakukan sebagai upaya untuk menyebarluaskan informasi mengenai NTB,” ungkap Hermin, ditemui NTB Satu di Pojok Baca Digital Islamic Center, Kamis, 21 April 2022.

Hermin berharap, ketersediaan buku-buku tentang NTB dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Sebab, mengenal daerah sendiri merupakan manifestasi dari kualitas masyarakat yang intelek. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button