Sirkuit Mandalika

PT. PP Beberkan 3 Lapis Aspal Baru Sirkuit Mandalika

Mataram (NTB Satu) – Proses pengaspalan ulang di Pertamina Mandalika International Street Circuit, telah dimulai pasca diberi saran oleh Dorna dan sejumlah pembalap.

Dalam pengaspalan ulang, PT. Pembangunan Perumahan (PP) selaku kontraktor, telah menyiapkan tiga lapisan pada aspal Sirkuit Mandalika.

IKLAN

Lapisan pertama, ada Wearing Course. Lapisan tersebut terdiri dari Stone Masthic Aspalt yang merupakan bahan campuran aspal dan digunakan untuk melapisi permukaan aspal.

Lapisan aspal ini diklaim bisa memperkuat struktur lapisan permukaan lintasan agar tetap kuat.

Pada lapisan kedua, ada Asphalt Concrete. Lapisan tersebut memiliki ketebalan dan ridigitas yang cukup untuk mengurangi tegangan akibat beban lalu lintas yang akan diteruskan ke lapisan di bawahnya.

Pada lapisan ketiga, ada Base Course. Lapisan tersebut merupakan aspal bawah yang berfungsi untuk memperkuat struktur lintasan utama. Lapisan ini menggunakan batuan yang berasal dari Lombok Utara, Lombok Timur, serta Palu.

Setelah proses pengaspalan ulang dimulai, saat bersamaan dilakukan pengerjaan tribun penonton.

Melalui akun Instagram @themandalikagp, pengerjaan Premium Grandstand di dalam Sirkuit Mandalika yang terdiri dari 22.056 kursi, sudah mencapai tahap pengerjaan 72,58 persen yang mencakup pengerjaan kanopi dan grandstand.

Sementara itu, untuk pengerjaan Standard Grandstand yang tampil dengan warna biru gelap mengkilap terdiri dari 28.578 kursi, saat ini tahapan pengerjaannya sudah mencapai 70,40 persen, juga mencakup pengerjaan kanopi dan grandstand.

Melalui unggahan tersebut, pihak MGPA mengatakan telah bekerja keras untuk segera merampungkan segala urusan. Pengerjaan tersebut dikerjakan oleh banyak pasukan dan diharapkan selesai tepat waktu.

“Tim juga bekerja keras sampai saat ini untuk mengerahkan semua pasukan agar semua bisa selesai tepat waktu,” tulis MGPA. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button