Business

Sandiaga Uno Sesalkan Tarif Hotel dan Kendaraan Rp8 Juta di Lombok

Mandalika (NTB Satu) – Menparekraf RI Sandiaga Uno menyoroti tarif kamar yang gila gilaan dari oknum pengelola. Bahkan ia mendapat kabar, tarif per malam mencapai Rp 8 juta.

Ungkapan itu disampaikan Sandiaga Uno saat konferensi pers usai rapat terbatas di Raja Hotel, Kuta Mandalika, Lombok Tengah.

IKLAN

“Ini tidak boleh terjadi. Saya ingatkan. Ini nama baik daerah dan negara kita,” kata Sandi, namun tak menyebut hotel dimaksud.

Tidak hanya tarif kamar, Sandi juga menyesalkan juga tarif sewa mobil yang tembus Rp 8 juta per hari.
Parahnya, tarif tersebut diatur sepihak oleh pemilik rental dengan mengharuskan sewa mencapai Rp 8 juta. “Selain harga Rp 8 juta per hari, itu harus disewa selama tujuh hari. Ini tidak baik,” tegas menteri yang juga pengusaha nasional ini.

Masalah tarif hotel memang jadi atensi khusus pihaknya bersama komandan lapangan MotoGP Lombok, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Bahwa pemilik hotel harus menggunakan perasaannya sebelum menaikkan tarif. Termasuk rental kendaraan. “Nah, ini pekan depan sudah harus ada keputusannya, berapa batas atas, berapa batas bawah. Tidak boleh berlebihan,” tegasnya.

Dia memastikan, ketersediaan kamar tidak seperti yang diisukan. Dari data yang diperolehnya, okupansi hotel mencapai 51 persen. “Artinya masih banyak kamar tersedia. Tidak seperti yang diisukan hotel sana sini penuh,” ungkapnya.

Terkait regulasi, apakah diatur menggunakan peraturan menteri? Namun menurut Sandi, cukup jadi kewenangan daerah. Ia memberi penekanan kepada Timnya bersama Dispar NTB untuk menuntaskan urusan tarif kamar hotel ini pekan depan. (HAK)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button