MotoGP

Seluruh Pembalap dan Logistik Tiba di Lombok, Angkasa Pura Terapkan Sistem Travel Bubble

Mataram (NTB Satu) – Para pembalap, kru balap, dan ofisial tim yang akan mengikuti ajang pramusim MotoGP 2022 telah mendarat di Bandara Lombok, Senin 7 Februari 2022 sore. Mereka tiba menggunakan dua penerbangan sewa (charter flight) maskapai Malaysia Airlines.

Keterangan tertulis diterima ntbsatu.com dari Angkasa Pura I, Pesawat Malaysia Airlines pertama tiba tepat pukul 15.56 WITA. Berangkat dari Kuala Lumpur, pesawat dengan nomor penerbangan MH8760 tersebut membawa sebanyak 248 penumpang. Selang dua jam kemudian, pesawat bernomor penerbangan MH8756 yang mengangkut 235 penumpang mendarat pukul 17.57 WITA.

IKLAN

Malam harinya, tiba pula pesawat pengangkut logistik untuk kegiatan pramusim MotoGP. Qatar Airlines jenis Boeing 777 Freighter dengan nomor penerbangan QR8496 mendarat pukul 21.08 WITA dan mengangkut sebanyak 71.318 kilogram kargo.

Selasa 8 Februari 2022 siang, satu pesawat kargo Qatar Airways Boeing 747 Freighter tiba di Lombok pada pukul 12.11 WITA. Pesawat dengan nomor penerbangan QR8394 ini membawa sebanyak 77.993 kilogram logistik pramusim MotoGP. Pesawat-pesawat ini berangkat dari Kuala Lumpur dan bertolak menuju Hongkong setelah menurunkan muatannya di Lombok. Total 149.311 Kilogram yang diangkut dua pesawat Kargo tersebut.

“Dalam menangani para pembalap dan tim yang tiba di Bandara Lombok, diterapkan skema travel bubble untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” kata Humas AP I, Arif Haryanto.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika dalam Masa Pandemi Covid-19 yang terbit pada 3 Februari 2022.

Petugas AP 1 saat melakukan pemeriksaan kru dan pembalap MotoGP. Foto : Humas AP 1

Sistem bubble ini, lancet dia, bertujuan untuk membagi orang-orang yang terlibat ke dalam kelompok (bubble) yang berbeda dengan memisahkan orang-orang berisiko terpapar Covid-19 dengan masyarakat umum.

“Sistem ini akan disertai dengan pembatasan interaksi hanya kepada orang di dalam satu bubble yang sama dan penerapan prinsip karantina untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Seluruh orang yang termasuk dalam sistem bubble ini wajib mengikuti protokol yang tertuang dalam SE Nomor 5 Tahun 2022 tesebut,” tegasnya.

Ditambahkan, di Bandara Lombok, sistem ini diimplementasikan dengan melakukan pemeriksaan ketat yang melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Bea Cukai, dan Imigrasi.

Disiapkan fasilitas berupa 12 jalur pemeriksaan dokumen kesehatan, 6 jalur pemeriksaan paspor, 2 conveyor belt bagasi, 4 jalur pemeriksaan bea cukai, serta moda transportasi khusus bagi para pembalap, kru, dan ofisial tim yang akan membawa mereka dari bandara menuju kawasan Sirkuit Mandalika. (HAK)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button