MotoGP

Sebagian Tamu Even MotoGP Diharapkan Geser ke 3 Gili

Mataram (NTB Satu) – Dinas Pariwisata (Dispar) NTB mengundang seluruh perwakilan hotel, penginapan, dan asosiasi-asosiasi pelaku usaha lainnya, Sabtu 8 Januari 2022.

Mengemuka dalam pertemuan itu, angka booking kamar masih kecil di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, Lombok Utara. Sehingga sebagian tamu diharapkan bisa bergeser ke tiga gili.

IKLAN

Harapan disampaikan Lalu Kusnawan dari Asosiasi Perhotelan Lombok Utara. Ia menyampaikan, saat ini untuk daerah KLU, terutama tiga Gili, presentase kamar yang sudah di-booking masih kecil. Sehingga ketersediaan kamar masih cukup banyak.

“Presentase kamar yang sudah dibooking masih sedikit, sehingga kamar yang tersedia masih banyak,” terangnya.

Sehingga ini dianggap jadi peluang  untuk menggeser tamu tamu ke tiga gili mengingat ketersediaan kamar cukup banyak.

Sebagai gambaran, tamu even MotoGP yang akan dihelat Februari mendatang sebagian akan bergeser di Mataram, mengingat hotel di kawasan mandalika sudah full booking.

Sehingga tamu sebagian milirik ke kawasan Kota Mataram. Kusnawan mencatat, jumlah kamar hotel berbintang yang tersedia di Kota Mataram totalnya mencapai 2.978 kamar, sehingga hanya bisa menampung pengunjung hingga enam ribu wisatawan.

Mengantisipasi tak tertampungnya wisatawan di Kota Mataram, maka pihaknya siap menerima limpahan.

Sementara dalam pertemuan melalui virtual itu, mereka membahas ketersediaan penginapan selama MotoGP berlangsung pada Maret 2022 mendatang.

Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi, menyampaikan, diperkirakan jumlah penonton yang akan hadir pada perhelatan MotoGP nanti akan meningkat tiga kali lipat dibanding dengan WSBK sebelumnya.

“Untuk itu kita perlu mengecek ketersediaan jumlah kamar yang ready, jumlah kamar yang sudah di-booking, dan solusi untuk menutupi kebutuhan kamar selama event MotoGP berlangsung,” jelasnya dilansir akun Instagram Dispar NTB @lomboksumbawa.go, Sabtu, 8 Januari 2022.

Sementara, perwakilan Mandalika Housekeeper Association (MHA), melaporkan bahwa jumlah hotel berbintang serta villa yang telah di booking hingga saat ini sudah mencapai 90 persen.

Namun, untuk hotel non-bintang, homestay, dan jenis penginapan lain masih banyak yang tersedia.

Di akhir pertemuan tersebut, seluruh audiens yang hadir berharap agar perlunya pengadaan transportasi untuk memudahkan wisatawan yang menginap menuju Sirkuit Mandalika. (DAA)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button