NTB

Panglima TNI dan Kapolri Kawal Vaksinasi di NTB Tuntas Jelang Superbike

Mataram (NTB Satu) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengawal proses vaksinasi di NTB agar berjalan sesuai target. Secara khusus dua jenderal bintang empat ini meminta target vaksin bertahap, 50.000 sampai 1 juta orang per hari tercapai jelang even internasional, Superbike World Championship di Sirkuit Mandalika November mendatang.

Pada sesi jumpa pers usai bertemu Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Wagub, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan jajaran, secara bergilir Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan penekanan soal vaksinasi.

IKLAN

Ditekankan Panglima TNI, pihaknya mendorong percepatan vaksinasi di NTB hingga 45.000 dosis per hari, sehingga target kekebalan komunal sesuai harapan.

Jika ini tercapai, maka diharapkan hasil assessment daerah, NTB akan mencapai titik aman level 1, serta kemampuan respon vaksinasi ke level memadai.

“NTB menurut saya lebih bagus. Saat ini berada di level 3, karena seluruh stakeholder terkait, pemerintah daerah, kemudian tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang bisa mengikuti anjuran anjuran terkait dengan langkah langkah untuk pencegahan Covid-19,” kata Panglima TNI.

Kendati demikian, dengan penurunan level ini, bukan berarti lalai. Harus tetap diwaspadai penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau tidak, pencapaian menekan laju perkembangan Covid yang sudah diturunkan, namun manakala protokol tidak dijalankan, akan meningkatkan pertumbuhan Covid-19,” imbuhnya.

Sementara Kapolri secara khusus mengingatkan soal agenda besar terkait World Superbike yang sebentar lagi dihelat. Saat ini ia memantau pelaksanaan vaksin serentak hingga 50 ribu per hari. Jika ini konsisten dilaksanakan, maka harapan Presiden Jokowi agar target vaksin 1 juta per hari bisa tercapai.

“Sehingga setelah ini (Vaksin) benar benar dilaksanakan, November nanti ada even besar Superbike di Mandalika. Ini tentunya memerlukan kesiapan ekstra berupa protokol kesehatan,” tandasnya.

Target vaksin ini dikejar agar masyarakat NTB, khususnya lingkar Sirkuit Mandalika sudah dilakukan vaksin merata, karena berkaitan dengan kesediaan Federation International Motorcycle (FIM) sebagai penyelenggara untuk datang ke Mandalika.

“Artinya, yang datang maupun yang masyarakat sudah siap, sesuai yang kita harapkan, itu kita perbaki dan tingkatkan,” tandas Kapolri.

Pada akhirnya, harapan akhir Kapolri, kegiatan skala internasional di Lombok bisa dilaksanakan sesuai harapan. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button