Prabowo Panggil Bakom, Minta Jadi Jembatan Kritik Masyarakat ke Pemerintah
Jakarta (NTBSatu) – Presiden RI, Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono di kediamannya. Dia meminta agar Bakom membangun komunikasi lebih dekat hingga meneruskan kritik dari masyarakat.
Sekretariat Kabinet mengonfirmasi pertemuan tersebut melalui akun Instagram resminya, @sekretariat.kabinet, Minggu, 4 Oktober 2026 malam.
“Dalam pertemuan tersebut, presiden berdiskusi mengenai penguatan peran Badan Komunikasi Pemerintah dalam menyampaikan program. Kemudian, hasil dan manfaatnya kepada masyarakat. Sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” tulis Setkab.
Prabowo juga menekankan pentingnya menggunakan bahasa sederhana agar masyarakat mudah memahami komunikasi pemerintah.
“Bukan hanya menyampaikan apa yang pemerintah kerjakan. Tetapi juga menjelaskan arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan,” imbuh Setkab.
Selain itu, Prabowo juga mengingatkan agar Bakom menampung setiap keluhan hingga kritik masyarakat. Prabowo meminta Bakom meneruskan kritik tersebut langsung kepada kementerian dan lembaga terkait.
“Presiden juga mengingatkan agar Badan Komunikasi Pemerintah tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tetapi juga mendengarkan masukan, keluhan, dan kritik masyarakat untuk kemudian kita teruskan kepada kementerian dan lembaga terkait. Termasuk kepada Presiden,” tutur Setkab.
Ia berharap, pertemuan ini dapat memperkuat komunikasi pemerintah yang lebih terbuka, dialogis, dan berkesinambungan antara pemerintah, media, dan masyarakat.
“Dengan demikian, setiap kebijakan dan pemikiran Presiden dapat dipahami secara utuh. Sekaligus memastikan suara dan aspirasi masyarakat dapat didengar oleh pemerintah,” lanjut Setkab. (*)




