PemerintahanSumbawa

Pembangunan Akses Sekolah Rakyat Sumbawa Segera Rampung

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa menargetkan pembangunan akses jalan dan sarana air bersih di kawasan Sekolah Rakyat (SR) selesai pada pertengahan Oktober 2026.

Kawasan Sekolah Rakyat tersebut berada di lahan yang terletak di depan Depo Pertamina Badas, Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa. Hingga awal Oktober, progres fisik pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Much. Sofyan, S.T., mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan. Hasil monitoring menunjukkan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

IKLAN

“Alhamdulillah, sampai sekarang pekerjaannya berjalan baik. Progres fisiknya sesuai dengan yang direncanakan dan sudah mencapai sekitar 90 persen,” ujarnya, Senin, 5 Oktober 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar melalui APBD 2026 untuk mendukung pembangunan kawasan Sekolah Rakyat.

Anggaran tersebut mencakup pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah dan penyediaan sarana air bersih. Pemerintah mengerjakan kedua fasilitas itu secara bersamaan agar kawasan tersebut siap digunakan.

IKLAN

Menurut Sofyan, pemerintah ingin memastikan kawasan Sekolah Rakyat memiliki akses transportasi yang memadai serta dukungan infrastruktur dasar saat kegiatan belajar mulai berjalan.

Karena itu, Dinas PUPR terus mengawasi seluruh tahapan pekerjaan agar pelaksana dapat mengejar target penyelesaian sesuai jadwal.

Jalan 400 Meter Masuk Tahap Pemadatan

Kepala Bidang Air Minum dan Sanitasi Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Abdul Azis, S.T., M.Eng., mengatakan akses jalan menuju kawasan Sekolah Rakyat memiliki panjang sekitar 400 meter.

Saat ini, pekerjaan jalan memasuki tahap pemadatan. Tim pelaksana juga menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung sebelum memasuki tahap akhir.

“Untuk jalannya sendiri saat ini tengah dilakukan pemadatan. Progres pekerjaan secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 90 persen,” kata Azis.

Ia menjelaskan tim terus mendorong percepatan pekerjaan yang masih tersisa. Fokus pekerjaan saat ini berada pada penyelesaian pemadatan badan jalan.

Selain membangun jalan, Dinas PUPR juga menyiapkan sarana air bersih di kawasan Sekolah Rakyat.

Tim pelaksana telah menyelesaikan pengeboran sumur hingga kedalaman sekitar 106 meter. Hasil pengeboran tersebut telah menghasilkan pasokan air yang dibutuhkan kawasan sekolah.

“Untuk sumur bor dengan kedalaman 106 meter, saat ini sudah mengeluarkan ketersediaan pasokan air. Tinggal pembangunan bak penampungan atau reservoir,” jelas Azis.

Saat ini, tim melanjutkan pekerjaan pembangunan reservoir sebagai tahap akhir penyediaan sarana air bersih.

Azis optimistis seluruh pekerjaan dapat selesai pada pertengahan Oktober 2026. Ia juga meminta pelaksana menjaga kualitas pekerjaan agar fasilitas dapat mendukung operasional Sekolah Rakyat secara maksimal. (*)

Artikel Terkait