Diskominfotiksandi Sumbawa Gandeng Media Lokal Kawal Realisasi 12 Program Unggulan Daerah
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menggandeng media lokal untuk menyampaikan perkembangan realisasi 12 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati kepada masyarakat. Kerja sama ini sekaligus membuka ruang bagi media untuk menyampaikan persoalan masyarakat kepada pemerintah daerah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin, mengatakan media tidak hanya berperan menyebarluaskan informasi pembangunan. Media juga memiliki fungsi kontrol sosial dan menjadi penghubung aspirasi masyarakat dengan pemerintah.
“Media lokal memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama terkait perkembangan pembangunan, persoalan sosial kemasyarakatan, serta memberikan edukasi mengenai program-program pemerintah daerah,” ujarnya Rabu, 4 November 2026.
Menurut Hasanuddin, pemerintah daerah masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh informasi dan persoalan yang berkembang di masyarakat. Karena itu, keterlibatan media penting agar pemerintah memperoleh informasi yang lebih luas mengenai kondisi di lapangan.
“Kami menyadari masih ada keterbatasan dalam menjangkau seluruh informasi yang berkembang di masyarakat. Karena itu, peran media sangat penting untuk membantu menyampaikan informasi dari masyarakat kepada pemerintah,” katanya.
Evaluasi Pekanan Jadi Instrumen Pengawasan Program
Selain menggandeng media, Pemkab Sumbawa mengandalkan evaluasi rutin setiap Selasa untuk memantau pelaksanaan 12 program unggulan. Bupati Sumbawa memimpin langsung pertemuan tersebut bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.
Dalam pertemuan itu, setiap kepala OPD memaparkan perkembangan program sekaligus kendala pelaksanaannya. Sementara itu, camat menyampaikan kondisi wilayah masing-masing, termasuk persoalan yang berkembang di desa.
Hasanuddin menjelaskan, evaluasi tersebut membantu pemerintah daerah mengidentifikasi hambatan tanpa harus menunggu laporan akhir pelaksanaan program.
“Melalui evaluasi setiap pekan, perkembangan program dan berbagai kendala yang dihadapi dapat diketahui secara langsung. Dengan begitu, persoalan yang muncul bisa dibahas untuk mencari penyelesaian dan mempercepat pelaksanaan program unggulan,” jelasnya.
Di sisi lain, Diskominfotiksandi juga mengoptimalkan saluran informasi resmi pemerintah, seperti media sosial, situs PPID, dan Sumbawakab.go.id. Pemerintah berharap masyarakat dapat mengakses informasi perkembangan pembangunan melalui berbagai saluran tersebut.
Sinergi dengan media lokal menjadi penting agar informasi mengenai realisasi program tidak hanya bersumber dari pemerintah. Sebaliknya, pemerintah juga perlu membuka ruang bagi media untuk menyampaikan persoalan dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan evaluasi kebijakan. (*)




