Arus Balik MotoGP di Pelabuhan Lembar Melonjak hingga 326 Persen
Lombok Barat (NTBSatu) – Arus balik penonton MotoGP Mandalika melalui Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, mengalami lonjakan hingga 326 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan signifikan tercatat pada jumlah penumpang dan kendaraan roda dua, saat puncak arus balik pada Minggu malam, 11 Oktober 2026.
General Manager ASDP Lembar melalui Port Operation ASDP Lembar, Tondi Arifin mengatakan, data sementara menunjukkan jumlah penumpang dewasa meningkat dari 285 orang pada tahun lalu menjadi 1.176 orang tahun ini.
Jumlah penumpang anak-anak juga bertambah dari lima menjadi 60 orang. Jika mereka kalkulasi, kenaikan jumlah penumpang mencapai sekitar 326 persen.
“Puncaknya malam tadi. Berdasarkan data yang saya terima, gabungan penumpang meningkat sekitar 326 persen,” kata Tondi ketika diwawancarai di kantornya, Senin, 12 Oktober 2026.
Kenaikan juga terlihat pada kendaraan roda dua. Jumlah sepeda motor yang tercatat pada periode tersebut meningkat dari 537 unit tahun lalu menjadi 1.622 unit tahun ini, atau naik sekitar 202 persen berdasarkan perhitungan dari angka yang tersedia dan mereka sampaikan.
Tondi menyebut, hampir semua golongan kendaraan mengalami peningkatan. Namun, sepeda motor dan penumpang mencatat lonjakan paling menonjol.
Antrean Memanjang, Jalan Tetap Lancar
Lonjakan arus balik terjadi setelah puncak kegiatan MotoGP Mandalika. Tondi mengatakan, kepadatan mulai meningkat pada sore hari dan mencapai puncaknya sekitar pukul 22.00 hingga 01.00 Wita.
Meski volume kendaraan bertambah, antrean masih tertampung di dalam area pelabuhan. Kondisi tersebut membuat kepadatan belum meluber ke jalan raya.
“Di area pelabuhan masih kami buat. Cuma antreannya lebih panjang dari kondisi normal,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, petugas mengutamakan kapal yang sudah siap beroperasi. Mereka tidak selalu menunggu keberangkatan sesuai jadwal apabila kapal lain sudah siap melayani muatan.
Tondi mengatakan, pola tersebut mempercepat proses pemuatan dan mengurangi waktu tunggu. Namun, ia belum memastikan informasi mengenai penambahan armada kapal dari enam menjadi sembilan unit.
Menurut informasi awal yang ia terima, petugas lebih mengandalkan percepatan operasional daripada penambahan armada.
Lonjakan Penumpang Belum Cerminkan Dampak MotoGP
Tondi juga memaparkan peningkatan arus keberangkatan dari Pelabuhan Padangbai menuju Lombok. Pada 9 Oktober, jumlah sepeda motor naik dari 1.464 unit pada 2025 menjadi 1.607 unit tahun ini, atau sekitar 9,77 persen.
Jumlah penumpang dewasa pada rute tersebut meningkat dari 609 menjadi 871 orang. Penumpang anak-anak juga bertambah dari delapan menjadi 55 orang.
Data itu menunjukkan kenaikan arus penyeberangan selama penyelenggaraan MotoGP. Namun, lonjakan di pelabuhan belum cukup untuk mengukur dampak ekonomi yang masyarakat dan pelaku usaha lokal rasakan usai MotoGP
Di sisi lain, Tondi menyebut arus logistik juga mengalami peningkatan. Ia menjelaskan pembagian layanan melalui beberapa pelabuhan memengaruhi distribusi kendaraan barang dan penumpang.
“Dibanding Padangbai, pelabuhan logistiknya cuman 1. Kan di sini kita tiga ya. Dan logistiknya juga meningkat semalem,” jelasnya.(*)




