Kota MataramPemerintahan

Retribusi Pasar Bocor 30 Persen, Juru Pungut Bakal Dirotasi Tiap Bulan

Mataram (NTBSatu) – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram memperketat pengawasan terhadap kinerja juru pungut pasar.

Disdag mendorong pergantian wilayah tugas juru pungut setiap bulan untuk menekan potensi kebocoran retribusi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah mengatakan, kebijakan rolling atau rotasi ini menyasar seluruh juru pungut yang bertugas pada 19 pasar tradisional.

IKLAN

Langkah tersebut mulai berjalan sejak awal 2026 sebagai bagian dari pembinaan sekaligus upaya mencegah praktik curang.

“Karena terlalu lama dan nyaman mungkin mereka. Kalau kita rotasi akan ketahuan curangnya di mana,” ujar Irwan, Selasa, 22 September 2026.

Menurut Irwan, ulah juru pungut nakal menjadi salah satu faktor yang membuat penerimaan retribusi pasar belum optimal. Potensi kebocoran bahkan bisa mencapai 30 persen setiap hari.

IKLAN

“Paling tidak kan kebocorannya jangan sampai besar, ini kan sampai 30 persen kadang kebocorannya tiap hari bisa kita bayangkan,” jelasnya.

Irwan berharap, rolling juru pungut setiap bulan mampu mempersempit celah kebocoran. Ia juga ingin pengawasan berjalan lebih efektif melalui pergantian wilayah tugas secara berkala.

“Kalau bisa, sebisa mungkin supaya rolling juru pungut itu sebulan sekali,” katanya.

Upaya tersebut turut berjalan seiring dengan tren penerimaan retribusi pasar yang mulai membaik.

Irwan menargetkan realisasi minimal 80 persen dari target APBD Perubahan sebesar Rp8,25 miliar. Target tersebut setara sekitar Rp6,4 miliar hingga akhir tahun.

“Target kita minimal 80 persen lebih lah pas akhir tahun. Ya sekitar Rp6,4 miliar nanti capaiannya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar mematuhi aturan, baik PNS, tenaga honorer, P3K maupun TKK. Ia menyatakan akan mengusulkan pemberhentian bagi pegawai yang terbukti melakukan kecurangan.

“Semuanya harus ikut aturan yang berlaku. Kalau ada berbuat curang ya kita usulkan untuk berhenti saja,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait