BERITA NASIONAL

Profil Mahasiswa yang Diduga Dapat Ancaman Ferry Irwandi saat Siaran Langsung

Mataram (NTBSatu) – Nama Abdul Fattah belakangan mencuri perhatian publik setelah perdebatan sengitnya dengan Ferry Irwandi, seorang YouTuber sekaligus figur publik yang dikenal dengan konten-konten kritik dan opininya yang khas.

Ketegangan antara keduanya terlihat terjadi dalam sebuah potongan video dari siaran langsung. Ketika itu Ferry melontarkan kalimat, “Gue tabok lu.”

Kemudian, Ferry Irwandi memberikan klarifikasi terkait potongan video tersebut melalui akun Instagram miliknya @irwandiferry, pada Rabu, 30 Juli 2025.

Ia menegaskan, tayangan itu seharusnya tidak beredar karena pihak Metajuridika telah menyepakati agar video tidak dipublikasikan.

“Ini udah bukti sahih ya, Fattah yang mewakili @metajuridika minta videonya gak di-upload,” kata Ferry.

IKLAN

Kontroversi ini pun memancing rasa penasaran publik terhadap sosok mahasiswa hukum bernama Fattah tersebut.

Profil Abdul Fattah

Berdasarkan informasi pribadinya, Fattah memiliki nama panjang Abdul Fattah. Ia lahir pada 14 Maret 2001 dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Bima, NTB.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum di Universitas Mataram pada 2023 dengan IPK 3.65.

Sejak awal kuliah, Fattah aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia mengikuti Latihan Kader I pada 2019 dan tergabung dalam aksi Reformasi Dikorupsi.

Pada 2021, Fattah terpilih sebagai peserta terbaik dalam Forum LK II Nasional HMI Cabang Gowa Raya. Ia juga menjalani pelatihan lanjutan dan menjadi instruktur dalam proses kaderisasi organisasi.

IKLAN

Selain itu, Fattah terlibat dalam advokasi publik, termasuk penolakan kuliah umum Firli Bahuri di Unram. Serta, advokasi terhadap nelayan Malimbu yang mengalami penyitaan alat tangkap secara sewenang-wenang.

Pada 2022, Fattah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Hukum Unram. Ia juga aktif sebagai peneliti di Taman Filsafat Metajuridika dan menjadi pembicara dalam program “Yang Muda Yang Berfilsafat.”

Selain itu, Fattah memimpin Vertehen Room, komunitas belajar dan bedah buku yang ia gagas sendiri.

Prestasi akademik dan aktivismenya membawanya tampil sebagai pembicara dalam Forum Internasional Week of Indonesia-Netherlands Education and Research, pada akhir 2023.

Setelah lulus, Fattah meniti karier sebagai Senior Associate Lawyer di AJS Law Office, Salemba, Jakarta, dan menjabat sebagai Ketua Angkatan IKA PKPA DPC Peradi Jakarta Barat 2025.

Kini, ia bersiap melanjutkan studi S2 di Jakarta sambil terus mengembangkan kapasitasnya sebagai aktivis, peneliti, dan praktisi hukum. (*)

Berita Terkait

Back to top button