Pemprov NTB Alokasikan Rp600 Juta untuk Bonus Juara dan Pelatih MTQ Nasional 2026
Mataram (NTBSatu) – Pemprov NTB saat ini sedang mematangkan konsep penetapan insentif dan bonus bagi para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2026 beserta para pelatihnya.
Dalam skema tersebut, Pemprov NTB mengalokasikan total anggaran sekitar Rp600 juta sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para qari dan qariah.
Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal yang ingin memastikan apresiasi bagi pegiat Al-Qur’an berdiri setara dengan prestasi di bidang lain, seperti halnya olahraga.
Terkait dengan tenggat waktu, Pemprov NTB menargetkan penyaluran bonus tersebut dapat terealisasi paling lambat pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB 2026.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir mengatakan, pihak pemerintah telah memperhitungkan seluruh kewajiban pajak dalam alokasi anggaran Rp600 juta tersebut. Termasuk pajak progresif dan pajak penghasilan (PPh). Melalui perhitungan mendalam ini, para penerima akan memperoleh nominal bersih secara optimal.
Ia menambahkan, pemerintah mendistribusikan insentif tersebut kepada 11 orang juara dari berbagai kategori lomba. Serta 6 orang pelatih yang telah mendampingi kafilah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan perlombaan.
Besaran bonus menyesuaikan berdasarkan tingkat prestasi peserta dan kemampuan fiskal daerah.
“Khusus untuk peraih juara pertama pada kategori tertentu, seperti golongan tuna netra, Pemprov menyiapkan insentif penuh sebesar Rp100 juta bersih setelah dipotong pajak. Di samping itu, Pemprov juga mengalokasikan insentif untuk 6 orang pelatih dengan kisaran di atas Rp20 juta per orang,” ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Amir menegaskan, jajaran teknis kini sedang menuntaskan finalisasi draf SK insentif sebelum menyerahkannya kepada pimpinan daerah untuk ditandatangani.
Prestasi NTB Tembus 10 Besar Nasional
Di sisi lain, apresiasi berupa bonus dan pembinaan terstruktur ini bermula dari capaian impresif Kafilah NTB pada ajang MTQ Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Pada ajang bertaraf nasional tersebut, Kontingen NTB sukses menembus jajaran 10 besar nasional dengan mengamankan peringkat kesembilan usai mengoleksi total 33 poin.
Capaian terbaru ini menandai tren positif yang signifikan jika membandingkannya dengan edisi-edisi sebelumnya. Pasalnya, NTB hanya mampu menduduki peringkat ke-18 pada MTQ Nasional 2022 di Kalimantan Selatan. Bahkan, sempat merosot ke peringkat ke-23 saat berlaga di Kalimantan Timur.
Keberhasilan ini terwujud berkat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an NTB yang menggelar pemusatan latihan intensif selama dua bulan sebelum kejuaraan.
Berkat pembinaan intensif tersebut, sejumlah peserta NTB berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Khairunnisa, misalnya, sukses meraih Juara I Qira’at Mujawwad Dewasa Putri.
Menyusul capaian tersebut, Ahmad Masyhun merebut Juara II Tafsir Bahasa Arab. Sementara Maesarah mengamankan Juara III Tilawah Dewasa Putri, dan Nihla Hudya Alnaisa meraih Juara III Tilawah Anak-Anak Putri.
Tak hanya itu, empat peserta NTB lainnya turut menyumbangkan poin dengan meraih peringkat Harapan I hingga Harapan III.
Selain memberikan bonus, Pemprov NTB juga akan membenahi sistem pencarian bakat dari tingkat desa guna menemukan qari-qariah potensial. (*)




