Sumbawa Besar (NTBSatu) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa belum menentukan arah politik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Partai tersebut masih menunggu arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), sembari memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., mengatakan, partai belum menetapkan langkah politik untuk menghadapi kontestasi tersebut. Menurutnya, setiap keputusan harus melalui pembahasan bersama dan mengikuti arahan pimpinan partai.
“Terkait langkah politik ke depan, khususnya pada Pilkada Sumbawa mendatang, kita masih menunggu arahan DPP maupun DPW. Kita ini partai politik, sehingga setiap keputusan harus kita diskusikan bersama, termasuk arahan dari internal partai,” ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ketua DPRD Sumbawa ini menegaskan, hingga saat ini pimpinan partai belum memberikan arahan mengenai langkah politik PKS pada Pilkada mendatang. Ia siap mengikuti keputusan partai demi kepentingan organisasi.
“Apa pun arahannya ke depan, saya sami’na wa ato’na (kami mendengar dan kami taat), karena ini juga untuk kemajuan partai,” katanya.
Prioritaskan Amanah Masyarakat
Nanang menilai, Pilkada masih cukup jauh sehingga PKS belum perlu terburu-buru menentukan langkah politik. Saat ini, ia memilih fokus menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan memenuhi amanah konstituen selama masa jabatan lima tahun.
“Masih banyak tugas penting yang menjadi fokus kami saat ini, yaitu berkontribusi kepada masyarakat dan bekerja sesuai amanah masyarakat serta konstituen yang telah diberikan kepada saya untuk lima tahun ke depan,” ungkapnya.
Sebagai Ketua DPRD Sumbawa, Nanang juga ingin memperkuat peran lembaga legislatif dalam melayani masyarakat. Ia menekankan pentingnya menampung aspirasi warga dan menyampaikannya kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
“Sebagai Ketua DPRD, kita ingin menjadikan DPRD Sumbawa sebagai lembaga yang betul-betul melayani masyarakat dan bisa menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah atau bupati,” tuturnya.
Nanang menambahkan, jabatan bupati maupun wakil bupati menjadi salah satu ruang pengabdian untuk melayani masyarakat dalam lingkup yang lebih luas. Namun, ia belum mengarahkan pembicaraan pada pencalonan atau langkah politik tertentu.
Untuk saat ini, Nanang menegaskan komitmennya menjalankan amanah masyarakat melalui DPRD Sumbawa. Sementara itu, PKS akan menentukan arah politik Pilkada mendatang setelah menerima arahan dan keputusan internal partai.
(*)




