Kota MataramPemerintahan

DLH Mataram Alokasikan Rp150 Juta untuk Perluasan Tempah Dedoro

Mataram (NTBSatu) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, mengalokasikan Rp150 juta dana insentif pemerintah pusat untuk memperluas Program Tempah Dedoro.

Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menerima total insentif Rp2 miliar atas capaian di bidang pengolahan sampah dan lingkungan asri.

Dari total insentif tersebut, DLH mendapat porsi Rp600 juta untuk memperkuat berbagai program pengelolaan lingkungan. Salah satunya, DLH menyiapkan Rp150 juta untuk membangun sekitar 83 unit Tempah Dedoro.

IKLAN

“Kami gunakan Rp150 juta untuk membuat sekitar 83 unit Tempah Dedoro,” kata Denny, Minggu, 4 Oktober 2026.

25 Titik Tempah Dedoro

Tambahan 83 unit tersebut akan memperkuat sekitar 1.300 titik Tempah Dedoro yang saat ini tersebar di Kota Mataram. DLH menargetkan perluasan hingga 8.000 titik atau sedikitnya 25 titik di setiap lingkungan.

Melalui Tempah Dedoro, warga mengolah sampah organik langsung di lingkungan masing-masing hingga menjadi kompos. Setiap titik membutuhkan waktu sekitar lima bulan untuk menghasilkan kompos matang.

IKLAN

Denny mengatakan, program tersebut mampu membantu mengurangi volume sampah organik Kota Mataram sekitar 4–5 ton per hari.

“Ketika kompos di Tempah Dedoro sudah penuh, kami siap mengangkutnya dan menyalurkannya ke kebun cabai yang Dinas Pertanian sedang kembangkan sebagai pupuk organik,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses penguraian sampah, DLH juga akan menyediakan cairan EM4 di sejumlah titik Tempah Dedoro. Langkah tersebut sekaligus mendukung pengembangan tanaman cabai yang memanfaatkan kompos sebagai pupuk organik.

Selain memperluas titik pengolahan sampah, DLH menyiapkan sekitar Rp350 juta untuk membeli satu mobil pikap. Armada tersebut akan membantu petugas mengangkut kompos dari Tempah Dedoro yang berada di dalam permukiman warga.

Sementara itu, DLH menyiapkan sekitar Rp100 juta untuk membenahi taman pasif di kawasan Perempatan Dasan Cermen.

Pemkot Mataram juga menyiapkan Rp1,4 miliar dari total insentif tersebut untuk membeli dump truck bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pengadaan armada ini untuk memperkuat pelayanan pengangkutan sampah karena armada dump truck milik Dinas PUPR sudah tua dan kini hanya menyisakan dua unit yang masih beroperasi. (*)

Artikel Terkait