Lombok Timur

Jaga Aset Atlet, Pemkab Lombok Timur Alokasikan Rp3 Miliar untuk Cabang Olahraga

Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Rupatama I, Kamis, 30 April 2026.

Haerul Warisin menyatakan, akan memprioritaskan perlindungan aset atlet daerah untuk mencegah perpindahan talenta berbakat ke kabupaten lain menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026.

Menurut Haerul Warisin, langkah ini akan menjadi poin krusial dalam pembinaan prestasi olahraga di tengah keterbatasan anggaran dan sumber pendanaan alternatif daerah.

“Di satu sisi kita tidak punya CSR atau donatur dari pengusaha-pengusaha besar, karena kita berada di kabupaten yang apa adanya. Jadi sangat berbeda dengan daerah-daerah lain yang memiliki aset-aset atau kemampuan yang luar biasa,” katanya, Kamis, 30 April 2026.

Haerul menyoroti, banyaknya talenta muda dari Lombok Timur yang mampu menembus kancah nasional. Contohnya, tim futsal dan atlet putri asal Loyok.

Ia juga menginstruksikan. para pembina dan orang tua untuk menanamkan loyalitas serta kebanggaan membela tanah kelahiran. Agar para atlet tidak diambil oleh daerah lain.

Ia mengakui, tantangan pembiayaan menjadi kendala utama. Mengingat, Lombok Timur tidak memiliki dukungan dari pengusaha besar atau dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang melimpah.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan atlet dalam ajang olahraga selanjutnya. Haerul Warisin mengatakan, akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar guna membantu operasional bagi berbagai cabang olahraga.

Di samping dukungan dana, perbaikan fasilitas pendukung, seperti akomodasi dan penginapan akan menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Bupati Lombok Timur juga menegaskan, jika predikat sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di NTB harus sejalan dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah meluncurkan jersi resmi yang akan digunakan kontingen Lombok Timur pada Porprov 2026 sebagai tanda awal persiapan menuju “Lombok Timur SMART dan Juara”. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button