Tokoh Oposisi Iran Reza Pahlavi Disiram Cat di Jerman Usai Dukung AS-Israel
Jakarta (NTBSatu) – Tokoh oposisi Iran, Reza Pahlavi mengalami insiden penyerangan saat melakukan kunjungan ke Berlin. Ia disiram cat merah oleh seorang aktivis tak dikenal, ketika meninggalkan konferensi pers federal menuju kendaraannya.
Kantor berita Reuters melaporkan insiden itu terjadi usai Pahlavi menghadiri konferensi pers di Gedung Konferensi Pers Berlin, Kamis, 23 April 2026. Seorang aktivis mencegatnya dan menyiramkan cat merah ke bagian belakang tubuhnya.
Dalam kondisi jas dan leher terkena cat, Pahlavi tidak memberikan perlawanan dan tetap melanjutkan langkah menuju mobilnya. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan sikap politik Pahlavi yang mendukung serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Aktivis tersebut disebut menyerangnya sebagai bentuk protes atas pernyataan Pahlavi yang kontroversial. Aparat kepolisian setempat segera mengamankan pelaku di lokasi kejadian.
Hingga kini, identitas pelaku belum diungkapkan ke publik. Sementara itu, Reza Pahlavi langsung memasuki kendaraan dan meninggalkan lokasi dengan pengawalan ketat.
Sebelum insiden terjadi dalam konferensi persnya, Pahlavi kembali menegaskan dukungannya terhadap operasi militer gabungan AS dan Israel. Ia menyebut serangan tersebut sebagai “intervensi kemanusiaan” yang dinilai perlu untuk menggulingkan rezim yang berkuasa di Iran.
“Penargetan infrastruktur rezim dan unsur-unsur paksaannya benar-benar sesuatu yang sebenarnya diminta oleh rakyat Iran,” ujar Pahlavi dalam pernyataannya. (*)



