Lombok Timur

Inflasi Lombok Timur Melandai, Harga Pangan Pasca Lebaran Mulai Stabil

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mengadakan rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah, pada Senin, 20 April 2026. Tujuannya untuk memantau pergerakan harga kebutuhan pokok pada pekan ketiga April.

Pada pertemuan secara virtual tersebut, Lombok Timur mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH), mengalami penurunan sebesar 2,06 persen. Sejalan dengan menurunnya permintaan masyarakat setelah Idulfitri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menyebut perkembangan Lombok Timur cukup bagus, dengan inflasi yang melandai.

“Secara historis, inflasi pasca-Lebaran memang cenderung lebih rendah dibandingkan saat Ramadhan,” katanya dalam rilis, Senin, 20 April 2026.

Turunnya indeks harga sebesar 2,06 persen tentunya menjadi kabar bahagia. Penyebab utamanya karena harga beberapa bumbu dapur dan daging, mulai kembali normal.

Penyumbang terbesar penurunan harga pasar dari cabai, kemudian harga daging ayam ras dan daging sapi, juga perlahan mengalami penurunan.

Kondisi ini membuat Lombok Timur berada pada posisi ke-6, sebagai daerah dengan pengendalian harga terbaik di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Secara Nasional, Lombok Timur ada pada urutan 302 dari 360 Kabupaten/Kota, artinya harga barang lebih murah, terkendali, dan stabil, dari banyak daerah lain.

Dari hasil rakor, sebagian besar daerah Indonesia yang berjumlah 23 provinsi, sedang mengalami penurunan harga, setelah puncak perayaan hari besar.

Namun, Pemerintah Pusat mengingatkan daerah, untuk tetap waspada dengan bb
arang yang harganya sering mendadak naik. Contohnya telur dan bawang merah.

Harga barang bisa kembali melonjak, saat tidak ada pengawasan yang ketat, apalagi jika ada gangguan pasokan sekecil apapun.

Dengan hasil yang memuaskan, Pemkab Lombok Timur, berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas pasokan pangan.

Dengan adanya tren penurunan harga ini, akan terus berlanjut ke depannya. Pengawasan stok kebutuhan pokok akan terus terpantau, guna memastikan selalu ada dengan harga terjangkau. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button