Termuda 17 Tahun, 809 Jemaah Mataram Siap Jalani Ibadah Haji 2026
Mataram (NTBSatu) – Sebanyak 809 warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ratusan jemaah ini datang dari berbagai kelompok usia, mulai dari yang termuda 17 tahun hingga yang tertua 87 tahun.
Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, Lalu Martawang, memastikan seluruh persiapan keberangkatan berjalan sesuai rencana. Pemerintah Kota Mataram membagi para jemaah ke dalam tiga kelompok terbang (kloter).
“Total jemaah kita sebanyak 809 orang. Kita bagi ke dalam tiga kloter, yaitu kloter 5, 10, dan 15,” kata Martawang, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, kloter 5 akan menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan.
“Kloter 5 terdiri dari 387 jemaah dan enam petugas. Mereka akan mulai masuk asrama pada 26 April 2026 sekitar pukul 10.00 Wita,” ujarnya.
Selanjutnya, kloter 10 dengan jumlah 387 jemaah dan lima petugas akan menyusul pada 3 Mei 2026.
“Untuk kloter 10, jumlah jemaahnya sama, dan akan berangkat pada 3 Mei 2026,” tambahnya.
Sementara itu, kloter 15 yang terdiri dari 33 jemaah asal Mataram dijadwalkan berangkat pada 10 Mei 2026 pukul 23.40 Wita.
“Kloter 15 ini merupakan kloter gabungan, termasuk dari beberapa daerah lain di NTB,” jelasnya.
Masuk Asrama dan Prosesi Pelepasan
Para jemaah akan terlebih dahulu menjalani proses persiapan di Asrama Haji di Jalan Lingkar Selatan, Mataram. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.
Pemerintah Kota Mataram juga akan menggelar prosesi pelepasan di halaman Kantor Wali Kota.
“Acara pelepasan akan kita lakukan di halaman Kantor Wali Kota. Para jemaah akan mengenakan seragam atasan putih dan bawahan hitam,” kata Martawang.
Untuk rute perjalanan, kloter 5 dan kloter 10 akan terbang langsung menuju Madinah, Arab Saudi. Sementara kloter 15 akan mengambil rute berbeda.
“Kloter 5 dan 10 langsung ke Madinah, sedangkan kloter 15 akan menuju Jeddah karena merupakan kloter gabungan,” ujarnya.
Kloter 15 ini akan bergabung dengan jemaah dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Sumbawa Barat.
Profil dan Komposisi Jemaah
Komposisi jemaah menunjukkan keberagaman yang cukup signifikan. Pada kloter 5, jumlah jemaah perempuan mencapai 212 orang, sedangkan laki-laki sebanyak 181 orang. Kloter ini juga mencatat jemaah termuda berusia 17 tahun dan tertua 87 tahun.
“Untuk kloter 5, jemaah termuda berusia 17 tahun dan tertua 87 tahun,” ungkap Martawang.
Sementara itu, kloter 10 terdiri dari 205 jemaah perempuan dan 178 laki-laki, dengan rentang usia antara 20 hingga 81 tahun. Adapun kloter 15 berisi 33 jemaah asal Mataram yang bergabung dengan daerah lain.
Dari berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
“Kita berharap semua jemaah sehat, bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan selamat,” tutupnya. (*)



