Masuk KEN, Menpar Widiyanti Ajak Wisatawan Ramaikan Festival Rimpu Mantika 2026
Mataram (NTBSatu) – Festival Rimpu Mantika 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Kota Bima. Rangkaian acara diawali dengan pawai budaya dari Paruga Nae menuju Asi Mbojo sebagai titik akhir kegiatan.
Selanjutnya, panitia menghadirkan pawai Rimpu serta bazar UMKM, ekonomi lokal, fashion show, dan bazar kopi bersama pelaku usaha komunitas setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman wisata budaya yang beragam. Selain menampilkan keindahan busana Rimpu, acara ini memperkenalkan tradisi, kuliner, dan kreativitas masyarakat Bima kepada para pengunjung.
Festival Rimpu Mantika mengusung tema “ Preserving Culture and History ” yang menekankan pentingnya menjaga warisan budaya, sebagai fondasi pengembangan pariwisata. Selain itu, tema ini memperlihatkan komitmen kuat dalam merawat identitas lokal sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.
Menpar Ajak Ramaikan Festival Rimpu
Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan Festival Rimpu Mantika 2026. Ia menekankan, kehadiran dan partisipasi publik akan memberikan dampak besar terhadap keberhasilan acara ini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bima dan Dompu, serta para pencinta pariwisata Indonesia di mana pun berada, untuk menghadiri sekaligus menyukseskan Festival Rimpu Mantika 2026,” ungkapnya, mengutip Instagram @prokopimkotabima pada Jumat, 17 April 2026.
Ia juga menegaskan, festival ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata berbasis budaya lokal yang memiliki daya tarik tinggi.
Sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN), Festival Rimpu Mantika memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata serta mendorong kunjungan wisatawan ke wilayah Dana Mbojo.
“Sebagai ajang yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara, Festival Rimpu Mantika memegang peran vital dalam meningkatkan daya saing destinasi dan mendorong kunjungan wisatawan ke wilayah Dana Mbojo,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Menpar Widiyanti mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan melestarikan tradisi Rimpu, sebagai aset budaya yang bernilai tinggi.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk melestarikan tradisi Rimpu sebagai aset pariwisata yang berkelanjutan. Wujudkan pariwisata yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” tutupnya.
Dengan rangkaian acara yang beragam, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, Festival Rimpu Mantika 2026 berpotensi menjadi magnet wisata budaya yang mampu mengangkat citra Kota Bima pada tingkat nasional. (*)



