Hukrim

Terduga Pelaku Pembobolan ATM BSI di Bima Ditangkap Polisi

Mataram (NTBSatu) – Sat Reskrim Polres Bima Kota, mengamankan terduga pelaku pembobolan ATM Bank Syariah Indonesia (BSI) di Layanan Klinik dr. Agung. Pelaku berinisial RID (34) ditangkap tanpa perlawanan.

Penangkapan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 19.30 Wita di Jalan Lintas Bima – Sumbawa, tepatnya di kawasan Taman Amahami, Kota Bima. Tim Opsnal yang dipimpin Aiptu Hero Suharjo berhasil mengamankan pelaku yang diketahui merupakan warga Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan uang di mesin ATM BSI yang berada di Layanan Klinik dr. Agung, Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba.

Peristiwa itu terungkap saat pengisian uang ATM. Petugas menemukan adanya selisih uang sebesar Rp7,8 juta. “Setelah melakukan pengecekan fisik dan administrasi, selisih tersebut tetap tidak berubah,” katanya, Senin, 13 April 2026.

Pihak manajemen kemudian menelusuri rekaman CCTV. Dari hasil pengecekan, petugas aktivitas mencurigakan pada 2 April 2026 sekitar pukul 05.26 Wita. Terlihat seseorang sengaja mematikan DVR selama kurang lebih tiga menit.

Pelaku terekam mengenakan masker hitam, jaket oranye, celana jeans, dan sandal. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, dugaannya pelaku merupakan mantan karyawan perusahaan pengelola ATM.

Akibat kejadian itu, PT Swadharma Sarana Informatika Central Operasi Bima mengalami kerugian sebesar Rp7,8 juta dan langsung melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Bima Kota.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Sat Reskrim melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya mengantongi identitas dan keberadaan pelaku.

“Pelaku berhasil diamankan di kawasan Amahami tanpa perlawanan,” ujar AKP Dwi.

Saat ini, kepolisian membawa pelaku ke Mako Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button