Kesehatan

Mengenal Tiga Besar Calon Direktur RSUD Provinsi NTB

Mataram (NTBSatu) – Panitia Seleksi (Pansel) pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi NTB menetapkan, tiga kandidat terbaik untuk posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB.

Pansel kemudian menyerahkan hasil seleksi tersebut kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal sebagai bagian dari tahapan akhir dalam pengisian jabatan strategis sektor kesehatan.

IKLAN

Tiga besar yang berhasil menembus tahap akhir seleksi ialah drg. H. Asrul Sani, M.Kes.; dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH.; dan dr. H. Suriyadi, Sp.An-TI., FISQua. Ketiganya memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta birokrasi pemerintahan.

Profil Singkat Tiga Besar

drg. H. Asrul Sani, M.Kes.

Berdasarkan penelusuran NTBSatu , drg. H. Asrul Sani, M.Kes., dikenal sebagai birokrat senior dengan pengalaman luas di sektor kesehatan dan pemerintahan daerah. Ia memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara sekitar tahun 2001 sebagai tenaga medis dokter gigi.

Dalam perjalanan kariernya, ia pernah memimpin Puskesmas Gunung Sari di Lombok Barat serta memimpin RSU Lombok Utara.

Pengalaman tersebut mengantarkannya masuk ke jajaran pejabat struktural. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur pada era kepemimpinan Ali BD pada 2016 dan 2018.

Selanjutnya, ia mengemban tugas sebagai Staf Ahli bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Lombok Timur pada periode 2018 hingga 2023. Kariernya terus berkembang saat ia menerima amanah sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur pada Januari 2022 hingga tahun 2026.

dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH.

Selanjutnya, dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH., mengawali karier sebagai ASN di sektor kesehatan sejak sekitar tahun 2008. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram.

Pengalaman manajerialnya juga terlihat saat ia pernah menjalankan tugas sebagai Wakil Direktur RSUD Kota Mataram.

Selain itu, ia aktif dalam organisasi profesi dan pernah menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram pada periode 2021 hingga 2023.

Peran tersebut memperkuat kapasitasnya dalam membangun kolaborasi antar tenaga medis serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Dr. H. Suriyadi, Sp.An-TI., FISQua.

Dr. H. Suriyadi, Sp.An-TI., FISQua., saat ini memimpin RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat sebagai direktur. Ia memulai karier dari layanan kesehatan dasar dengan bertugas di Puskesmas Tanjung pada 2000–2001, kemudian melanjutkan tugas di Puskesmas Narmada pada 2001–2002, serta Puskesmas Gerung pada 2002–2003.

Sejak 2003, ia mengabdikan diri di RSUD Patut Patuh Patju hingga dipercaya memimpin rumah sakit tersebut. Selain tugas struktural, ia juga aktif dalam organisasi profesi, antara lain sebagai Ketua Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Keprofesian Kedokteran (MPPK) IDI Wilayah NTB, Ketua PERDATIN NTB, serta Wakil Ketua ARSADA NTB.

Ketiga kandidat kini menunggu hasil akhir setelah menjalani wawancara bersama Gubernur Iqbal. Pemerintah Provinsi NTB akan menentukan satu nama yang mampu memimpin RSUD Provinsi NTB dengan visi kuat, manajemen profesional, serta komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button